Data Manifes KM Virgo Ungkap Tiga Warga Jember Ikut Berlayar, Begini Penjelasan Resmi Kepala BPBD

M Adhi Surya • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 06:32 WIB
“Memang betul, ada dua korban dari Kabupaten Jember di manifes sudah muncul. Satu atas nama Saudara Niki selaku sopir dan yang kedua Muhammad Abdul Rasyid selaku kernet.” EDY BUDI SUSILO, Kepala BPBD Jember. (M. ADHI SURYA/RADAR JEMBER)
“Memang betul, ada dua korban dari Kabupaten Jember di manifes sudah muncul. Satu atas nama Saudara Niki selaku sopir dan yang kedua Muhammad Abdul Rasyid selaku kernet.” EDY BUDI SUSILO, Kepala BPBD Jember. (M. ADHI SURYA/RADAR JEMBER)

Radar Jember - Kepala BPBD Jember Edy Budi Susilo membenarkan adanya tiga penumpang asal Jember yang ikut dalam pelayaran KM Virgo Transport 8 sebelum kapal tersebut mengalami kecelakaan dan tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9).

Hingga kemarin (16/9), keberadaan keduanya masih belum diketahui dan masuk dalam pencarian tim SAR gabungan.

Tiga warga tersebut yakni Muhammad Abdul Rosyid 28 warga Dusun Leces, Desa Sruni, Kecamatan Jenggawah; Niki Minamri Robby 34, warga Dusun Krajan 1, Desa Karangduren, Kecamatan Balung; dan Afi warga Desa Keputih, Kecamatan Mayang.

Baca Juga: Selama Jadi Bupati Jember, Gus Fawait Akui Baru Empat Kali Blusukan ke Pasar Tanjung

Keduanya berada di kapal dalam perjalanan pengiriman barang menuju Banjarmasin.
Dalam manifes, Niki tercatat sebagai sopir, sedangkan Abdul Rosyid merupakan kernet.

“Memang betul, ada dua korban dari Kabupaten Jember di manifes sudah muncul. Satu atas nama Saudara Niki selaku sopir dan yang kedua Muhammad Abdul Rasyid selaku kernet,” kata Edy saat dikonfirmasi sejumlah awak media.

Edy menegaskan, sampai saat ini belum ada informasi resmi mengenai kondisi kedua warga tersebut. Karena itu, BPBD Jember masih menunggu perkembangan operasi pencarian dari tim SAR di lokasi kejadian.

Koordinasi juga terus dilakukan bersama Basarnas dan BPBD Provinsi Jawa Timur untuk memastikan setiap informasi terbaru bisa segera diterima keluarga.

Tak hanya menunggu informasi, BPBD Jember juga mulai melengkapi data kedua warga tersebut.

Baca Juga: Kontras Dua Wajah Pasar Tanjung Jember yang Kerap Picu Ketegangan antar Pedagang

Petugas telah mendatangi rumah keluarga Niki dan Abdul Rosyid untuk meminta sejumlah dokumen, seperti fotokopi KTP, kartu keluarga, serta ciri-ciri khusus. Data tersebut kemudian diserahkan kepada Basarnas untuk membantu proses identifikasi apabila keduanya ditemukan.

“Kami sudah mendatangi rumah keluarga Niki maupun rumah keluarga Rasyid. Kami juga sudah minta data-data terkait fotokopi KTP, KK, dan bukti-bukti atau tanda-tanda khusus atas Saudara Niki dan Saudara Rasyid yang kita serahkan semua ke Basarnas untuk memudahkan apabila nanti ditemukan untuk mengidentifikasinya,” jelas Edy.

Edy juga meminta keluarga tetap berada di Jember sembari menunggu informasi resmi. Dia mengimbau keluarga tidak terburu-buru mendatangi lokasi pencarian di luar daerah.

Selain itu, keluarga diminta waspada terhadap pihak yang menawarkan bantuan pencarian dengan meminta sejumlah imbalan. “Kami mengimbau agar keluarga tetap sabar, berdoa sambil menunggu informasi resmi dari instansi terkait. BPBD Jember terus berkoordinasi dengan Basarnas Jember,” katanya.

Sementara itu, Koordinator Pos SAR Jember, Jefriyanzah Putra Pratama mengatakan, informasi mengenai dua warga Jember tersebut telah dihimpun dan dilaporkan kepada Posko Induk Basarnas di Banjarmasin. “Untuk dua warga yang warga Jember ini masih statusnya dalam pencarian,” ujarnya.

Menurut Jefri, Pos SAR Jember juga telah berkoordinasi dengan keluarga kedua warga. Nomor kontak keluarga dihimpun untuk memudahkan penyampaian informasi apabila terdapat perkembangan dalam operasi SAR.

Data pendukung untuk kebutuhan identifikasi juga mulai disiapkan melalui koordinasi dengan Polres Situbondo, termasuk data antemortem yang nantinya dapat digunakan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Operasi pencarian KM Virgo Transport 8 masih berlangsung. Berdasarkan data Posko Opsnalmed yang disampaikan Polri pada Selasa (15/9), terdapat 243 orang dalam manifes kapal.

Baca Juga: Antisipasi Anomali Rel, KAI Daop 9 Jember Perketat Pemeriksaan di Tengah Cuaca Ekstrem

Sebanyak 114 orang telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia. Sementara korban lainnya masih dalam pencarian.

“Untuk pencarian tetap berlangsung dan upaya-upaya dari tim SAR gabungan tetap diupayakan semaksimal mungkin. Kami mengupayakan bisa dapat target menggunakan jalur darat ataupun udara,” pungkas Jefri. (dhi/dwi)

Editor : Imron Hidayatullahh
KM virgo Laut Jawa Jember penumpang kapal tenggelam