Radar Jember - Atlet ultra trail asal Kecamatan Mayang, Jember, Akhmad Nizar, menorehkan prestasi gemilang di panggung olahraga internasional.
Ia sukses menuntaskan tantangan berat dalam ajang Courmayeur–Champex–Chamonix (CCC), salah satu kategori paling bergengsi dalam rangkaian Ultra-Trail du Mont-Blanc (UTMB) World Series 2026 di Chamonix, Prancis.
Ajang CCC bertindak sebagai babak Final untuk kategori 100K dalam ajang UTMB World Series. Kompetisi tingkat dunia ini mempertemukan para pelari lintas alam terbaik dari berbagai belahan benua.
Baca Juga: Ribuan Pelari Bersiap Serbu Bondowoso Night Run 2026, Jalan Letnan Karsono Alun-Alun Steril
Pada gelaran CCC 2026, Nizar harus menaklukkan jalur ekstrem sepanjang 101 kilometer dengan elevasi positif mencapai 6.050 meter.
Lintasan pegunungan Alpen tersebut melintasi tiga wilayah negara sekaligus, yakni Italia (Courmayeur), Swiss, hingga berakhir di Prancis (Chamonix).
Pria yang akrab disapa Nizar ini berhasil melintasi garis finis dengan catatan waktu impresif, yakni 17 jam 36 menit 13 detik.
Hasil tersebut menempatkannya sebagai pelari Indonesia tercepat kedua sekaligus orang Indonesia kedua setelah Upi Supriatna yang mampu memungkas tantangan ganas di kategori CCC.
Baca Juga: RUN – GLOW – CULTURE: Sensasi Lari Malam dengan Atmosfer Penuh Kilau di Bondowoso Night Run 2026
Momen haru mewarnai garis finis saat Nizar membentangkan bendera Merah Putih di hadapan ribuan penonton.
Keberhasilan ini bukan semata-mata torehan angka statistik di papan skor, melainkan bukti nyata ketangguhan dan daya juang atlet daerah dalam mengharumkan nama Jember serta Indonesia di kancah trail running dunia.
Editor : Imron Hidayatullahh