RADAR JEMBER - Di tengah panasnya polemik penundaan transaksi rekening donasi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), media sosial mendadak dihebohkan oleh aksi nekat seorang perempuan muda.
Video yang merekam momen emosional tersebut viral saat ia menyerahkan segepok uang tunai secara langsung kepada Koordinator AMPB, Supriyono alias Mas Botok, tepat di depan Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dalam rekaman video yang beredar, perempuan tersebut tampak turun dari sebuah mobil lalu berjalan menghampiri Botok yang sedang berkumpul bersama barisan massa AMPB. Tanpa ragu, ia langsung menyerahkan lembaran uang tunai pecahan Rp100 ribu, yang membuat Botok dan orang-orang di sekelilingnya tampak terkejut.
Baca Juga: Bank Mandiri Minta Maaf, Warganet Berikan Respon Keras Sampai Sahamnya Anjlok
Keterangan mengenai momen tersebut diunggah oleh salah satu pengguna media sosial yang menegaskan bahwa dukungan publik tidak berhenti meski ada hambatan perbankan.
“Meski uang hasil donasi dari masyarakat ditahan oleh Bank Mandiri tapi donasi dari masyarakat mengalir terus,” tulis akun Threads @Naandaa27, Selasa (25/8).
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti identitas perempuan tersebut, jumlah nominal uang yang diserahkan, maupun waktu pasti pengambilan video itu.
Polemik Rekening Rp80,9 Juta dan Akun TikTok Di-Suspend
Sebelumnya, rekening milik Botok yang menampung dana masyarakat sekitar Rp80,9 juta menjadi sorotan publik setelah transaksinya ditunda atas permintaan pihak kepolisian. Pihak Polda Metro Jaya telah memberikan penjelasan resmi bahwa tindakan tersebut bukanlah pemblokiran permanen, melainkan murni penundaan transaksi guna kepentingan penyelidikan.
Baca Juga: Saham Bank Mandiri Mendadak Ambles, Diduga Kena Efek Domino Pemblokiran Rekening Warga Pati
Guna menuntaskan persoalan ini, Botok dijadwalkan bakal menjalani proses klarifikasi pada Rabu (26/8) mendatang dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Kementerian Sosial (Kemensos). Kepolisian mengonfirmasi bahwa pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendalami mekanisme penghimpunan dana publik yang dijalankan.
Tak hanya urusan rekening, tekanan terhadap gerakan ini kian membara setelah akun TikTok milik Botok dilaporkan terkena suspend. Botok juga sempat dibawa oleh petugas kepolisian, meski pihak kepolisian membantah adanya penangkapan dan menegaskan bahwa yang bersangkutan hanya didampingi untuk mengurus perizinan aksi.
Aksi Akbar AMPB Tetap Bergulir
Berbagai rintangan tersebut dipastikan tidak menyurutkan pergerakan massa. Rombongan dan massa AMPB dijadwalkan akan tetap menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di Kompleks MPR/DPR RI pada Kamis (27/8). Mereka konsisten membawa tuntutan utama, yakni mendesak pengesahan RUU Perampasan Aset serta pemberlakuan hukuman mati bagi para koruptor.
Editor : M. Ainul Budi