Gagal Lolos Magang Nasional Batch 1? Jangan Panik, 50 Ribu Kuota Baru Dibuka Bulan Depan

Redaksi Radar Jember • Dipublikasikan Rabu, 12 Agustus 2026 | 14:31 WIB
Menaker Yassierli menyapa para peserta MagangHub di Jakarta. (Kemnaker)
Menaker Yassierli menyapa para peserta MagangHub di Jakarta. (Kemnaker)

RADAR JEMBER – Bagi lulusan perguruan tinggi yang belum berhasil lolos Program Magang Nasional Angkatan II Batch I, masih ada kesempatan untuk mencoba kembali.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan pendaftaran Magang Nasional Batch II akan kembali dibuka pada September 2026 dengan target kuota 50 ribu peserta.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dalam Kick Off Program Magang Nasional di Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026).

Baca Juga: Pernikahan Mewah di Jawa Tengah Maharnya Capai Rp 2 Miliar 

Ia menyebut pendaftaran gelombang berikutnya ditargetkan mulai sekitar pertengahan hingga 20-an September.

“Target kita sekitar 20-an September akan mulai lagi batch kedua sebanyak 50 ribu,” ungkap Yassierli.

Kesempatan ini menjadi perhatian karena persaingan pada Batch I cukup ketat.

Dari sekitar 732.483 orang yang mendaftar, sebanyak 48.088 orang diterima penyelenggara untuk diproses lebih lanjut, sementara 46.160 orang dinyatakan lolos sebagai peserta Magang Nasional Angkatan II Batch I.

Baca Juga: Kebakaran Karhutla di Bromo Tembus 800 Hektar

Peserta yang lolos tersebut mulai menjalani magang pada Senin (10/8/2026).

Program Magang Nasional 2026 sendiri menargetkan total 150 ribu peserta yang dibuka secara bertahap.

Dengan demikian, kuota 50 ribu pada September merupakan bagian dari target tersebut, bukan tambahan di luar total kuota.

Pemerintah sebelumnya menetapkan tahap pertama sebanyak 50 ribu peserta, kemudian program dilanjutkan melalui gelombang berikutnya.

Sebelum pendaftaran peserta dibuka, Kemnaker akan lebih dulu melakukan pendaftaran ulang bagi perusahaan atau instansi yang menjadi penyelenggara magang.

Pemerintah juga akan melakukan verifikasi terhadap posisi yang ditawarkan agar lebih sesuai dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menegaskan bahwa posisi yang dinilai tidak sesuai dengan level kompetensi peserta akan disaring.

Baca Juga: Punya Matras Yoga di Rumah? Jangan Hanya Disimpan, Ini Beragam Latihan yang Bisa Dilakukan

“Misalnya sales-sales yang buat jualan dan sebagainya itu kita cut semua,” tegas Darmawansyah.

Bagi calon peserta yang ingin kembali mencoba, pendaftaran pada pelaksanaan sebelumnya dilakukan melalui MagangHub Kemnaker dengan akun SIAPkerja.

Karena jadwal resmi pendaftaran Batch II masih menuju September, calon peserta sebaiknya memantau informasi dari Kemnaker dan platform MagangHub, sekaligus menyiapkan dokumen serta memastikan data diri sesuai ketentuan.

Dengan persaingan Batch I yang mencapai ratusan ribu pendaftar, kesempatan 50 ribu peserta pada gelombang berikutnya tetap menjadi peluang yang perlu dipersiapkan sejak sekarang.

Penulis : Siti Roihani

 

Editor : Imron Hidayatullahh
magang nasional MagangHub kemnaker Menaker Yassierli