RADAR JEMBER – Pemerintah menjadwalkan penempatan sekitar 29.830 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih mulai awal Agustus 2026 setelah seluruh rangkaian pelatihan dan sertifikasi selesai.
Meski proses rekrutmen telah berlangsung beberapa waktu terakhir, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya mengenai pekerjaan yang akan langsung dijalankan para manajer saat pertama kali bertugas di desa dan kelurahan.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menjelaskan bahwa sebelum diterjunkan ke lapangan, para calon manajer dibekali pelatihan manajemen, keuangan koperasi, serta penguatan karakter dan keterampilan sosial.
Baca Juga: Tak Hanya Toko Sembako, Ini Deretan Unit Usaha Kopdes Merah Putih yang Bisa Dikembangkan di Desa
"Sekarang kita sudah mulai pelatihan tidak hanya tentang keuangan, manajemen, koperasi, tetapi juga soft skill, bagaimana berkomunikasi dan berinteraksi sosial baik kepada masyarakat desa, kepala desa, pengawas, dan pengurus," kata Ferry saat membuka pelatihan serentak di Pusat Pendidikan Artileri Medan (Pusdik Armed) TNI AD, Cimahi, Jumat (17/7/2026).
Ia juga menegaskan, "Mereka sebelumnya mendapatkan latihan kedisiplinan, bela negara dan lain sebagainya."
Bekal tersebut menjadi gambaran mengenai tugas yang akan langsung dijalankan para manajer setelah ditempatkan.
Pada tahap awal, mereka diproyeksikan mengelola operasional koperasi sehari-hari, menyusun administrasi dan tata kelola keuangan, berkoordinasi dengan pengurus serta pengawas koperasi, sekaligus membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat.
Langkah-langkah itu diperlukan agar operasional Kopdes Merah Putih dapat berjalan sesuai prinsip tata kelola koperasi yang baik.
Baca Juga: Bikin Penasaran! Ini Skema Penugasan san Status Pegawai Manajer Kopdes Merah Putih
Selain aspek administrasi, para manajer juga akan mendampingi persiapan operasional unit usaha koperasi seiring pembangunan fisik Kopdes Merah Putih yang dilakukan secara bertahap.
Pemerintah menargetkan penempatan manajer berlangsung bersamaan dengan pengembangan puluhan ribu unit koperasi di berbagai daerah, sehingga keberadaan mereka menjadi bagian penting dalam memastikan aktivitas usaha koperasi dapat segera berjalan setelah sarana siap digunakan.
Dengan demikian, pekerjaan hari pertama manajer Kopdes bukan sekadar mengisi jabatan administratif.
Mereka akan menjadi pengelola operasional yang memastikan administrasi, keuangan, koordinasi dengan pengurus, hingga komunikasi dengan masyarakat berjalan efektif.
Peran tersebut diharapkan menjadi fondasi agar Kopdes Merah Putih mampu menjalankan fungsi ekonomi desa secara profesional sejak awal beroperasi
Penulis : Siti Roihani
Editor : Imron Hidayatullahh