RADAR JEMBER - Program pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih tidak hanya membuka peluang bagi posisi manajer.
Seiring mulai beroperasinya koperasi di berbagai daerah, kebutuhan sumber daya manusia (SDM) juga diperkirakan akan berkembang untuk mendukung kegiatan usaha dan pelayanan kepada masyarakat.
Dengan target pembentukan ribuan koperasi di seluruh Indonesia, program ini dinilai berpotensi menciptakan lapangan kerja baru di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam operasionalnya, Kopdes Merah Putih memerlukan tenaga pendukung selain manajer.
Kebutuhan tersebut dapat mencakup tenaga administrasi untuk mengelola dokumen dan pembukuan, kasir untuk melayani transaksi, pengelola gudang yang menangani penyimpanan barang, hingga petugas pada unit usaha yang dijalankan koperasi.
Jenis dan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dapat berbeda di setiap daerah karena menyesuaikan skala usaha serta layanan yang dikembangkan masing-masing koperasi.
Pemerintah juga mendorong Kopdes Merah Putih mengembangkan berbagai unit usaha sesuai potensi wilayah, seperti penyediaan kebutuhan pokok, layanan logistik, pergudangan, hingga usaha lain yang diputuskan melalui rapat anggota.
Seiring bertambahnya unit usaha tersebut, kebutuhan tenaga kerja diperkirakan akan ikut meningkat sehingga koperasi membutuhkan SDM dengan kompetensi yang beragam.
Baca Juga: Uji Coba Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Dimulai Bulan Agustus, Apa Bedanya?
Meski demikian, rekrutmen tenaga kerja tidak dilakukan secara seragam oleh pemerintah pusat.
Setelah memasuki tahap operasional mandiri, kebutuhan pegawai menjadi kewenangan masing-masing Kopdes Merah Putih sesuai kondisi usaha, kemampuan keuangan koperasi, dan keputusan anggota.
Karena itu, jumlah maupun jenis posisi yang dibuka dapat berbeda antara satu koperasi dengan koperasi lainnya.
Apabila pengembangan Kopdes Merah Putih berjalan sesuai rencana, program ini tidak hanya diharapkan memperkuat ekonomi desa, tetapi juga memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat setempat.
Kehadiran berbagai unit usaha di bawah koperasi berpotensi menyerap tenaga kerja lokal sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat desa untuk mencari pekerjaan di luar daerah.
Penulis : Siti Roihani
Editor : Imron Hidayatullahh