RADAR JEMBER – Kawasan Tapal Kuda Jawa Timur semakin menunjukkan posisinya sebagai salah satu pusat wisata berbasis budaya.
Hal itu terlihat dari masuknya tiga agenda unggulan ke dalam Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, yakni Jember Fashion Carnaval (JFC) di Jember, serta Banyuwangi Ethno Carnival (BEC), dan Gandrung Sewu di Banyuwangi.
Ketiga event tersebut digelar berurutan pada Juli hingga Oktober, sehingga berpotensi mendorong pergerakan wisatawan untuk berkunjung ke lebih dari satu daerah dalam satu kawasan.
JFC menjadi satu-satunya event dari kawasan Tapal Kuda yang berhasil menembus jajaran Top 10 KEN 2026.
Sementara itu, Banyuwangi kembali menempatkan dua agenda budayanya dalam kalender nasional melalui BEC dan Gandrung Sewu.
Kementerian Pariwisata menjadikan KEN sebagai program kurasi event unggulan daerah untuk memperkuat promosi pariwisata sekaligus mendorong kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Indonesia.
Masing-masing event memiliki karakter yang berbeda. JFC dikenal melalui parade fashion bertema budaya yang telah berkembang menjadi ikon Kabupaten Jember.
Baca Juga: Siap Naik Kelas! JFC 2026 Didorong Tembus Kalender Wisata Internasional dan Gaet Turis Asing!
Di Banyuwangi, BEC memadukan kostum etnik dengan tema sejarah, budaya, dan tradisi lokal dalam format karnaval modern.
Sementara Gandrung Sewu menghadirkan ribuan penari Gandrung di Pantai Boom sebagai pertunjukan kolosal yang menjadi salah satu ikon pariwisata Banyuwangi.
Masuknya tiga event tersebut ke dalam KEN juga memperkuat posisi Tapal Kuda sebagai kawasan yang memiliki ragam atraksi budaya bertaraf nasional.
Dengan jarak antardaerah yang relatif berdekatan, wisatawan memiliki peluang menikmati lebih dari satu agenda selama musim festival, sekaligus mengeksplorasi destinasi wisata lain di Jember maupun Banyuwangi.
Pola perjalanan lintas daerah seperti ini sejalan dengan tujuan KEN yang mendorong penyelenggaraan event berkualitas untuk meningkatkan kunjungan wisata serta memberi dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Bagi Jawa Timur, kehadiran tiga event KEN di kawasan Tapal Kuda menjadi modal penting untuk memperkuat daya saing pariwisata berbasis budaya.
Baca Juga: Sulap Sampah Jadi Kostum Megah JFC 2026, Aksi Belasan Siswa Sekolah Rakyat Jember Ini Bikin Terharu
Selain memperkenalkan kekayaan tradisi masing-masing daerah, rangkaian festival tersebut juga membuka peluang terbentuknya paket wisata lintas kabupaten yang dapat memperpanjang lama tinggal wisatawan dan memperluas manfaat ekonomi bagi sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM di wilayah timur Pulau Jawa.
Penulis : Siti Roihani
Editor : Imron Hidayatullahh