Calon Manajer Kopdes Wajib Tahu! Kemenkop Beberkan Aturan Penempatan Kerja Usai Pelatihan!

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 08:37 WIB
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban memicu kekhawatiran karena lebih memprioritaskan ketersediaan tanah kas desa dibandingkan aspek strategis lokasi bisnis. (foto diolah dengan AI)
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. (foto diolah dengan AI)

Radar Jember - Kementerian Koperasi (Kemenkop) memastikan bahwa rekrutmen manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) akan terus berlanjut usai tuntasnya pelatihan tahap pertama.

Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Kemenkop, Destry Anna Sari, mengungkapkan bahwa pemerintah sebelumnya telah meloloskan sekitar 62 ribu calon manajer.

Pelatihan gelombang berikutnya akan segera dibuka begitu pelatihan tahap awal yang diikuti sekitar 30 ribu peserta resmi selesai.

Baca Juga: Kesempatan Tinggal Hitungan Hari, Promo Diskon Tambah Daya PLN 50 Persen Berakhir 27 Juli 2026

"Kemarin kan diumumkan 62 ribu (peserta, Red). Setelah 30 ribu ini selesai, nanti akan ada batch selanjutnya untuk pendidikannya," ujar Destry di Makassar, Jumat (24/7/2026).

Meski demikian, Destry menambahkan bahwa pemerintah bakal mematangkan evaluasi terlebih dahulu sebelum menggulirkan pelatihan tahap berikutnya.

"Kami evaluasi dulu hasil pelatihan tahap pertama, kemudian akan ada lanjutan," ujarnya.

Saat ini, program pembekalan manajer Kopdes Merah Putih tengah berlangsung secara serentak di 451 kelas yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia menggunakan kurikulum yang terstandardisasi.

"Hari ini dengan 189 peserta, ini adalah salah satu kelas dari 451 kelas seluruh Indonesia yang akan diberikan materi yang sama, kurikulum sama," tuturnya.

Baca Juga: Geger Isu Ban Gundul Kena Denda Rp 250 Ribu, Korlantas Polri Akhirnya Buka Suara!

Menurut Destry, para kandidat ini digembleng agar mampu mengelola serta mengoptimalkan koperasi berbasis potensi ekonomi lokal di daerahnya masing-masing.

"Mereka nanti akan menjadi manajer koperasi yang bertugas menggerakkan usaha koperasi dengan mengenali potensi di wilayahnya masing-masing," ujarnya.

Pemerintah sendiri menargetkan rampungnya pembangunan 30 ribu gedung Kopdes Merah Putih serta 5 ribu bangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) hingga akhir Juli. Penugasan para manajer nantinya bakal disesuaikan langsung dengan kesiapan operasional bangunan tersebut.

"Penempatan manajer nantinya akan disesuaikan dengan lokasi bangunan yang telah siap beroperasi," jelasnya.

Destry menerangkan, calon manajer akan diprioritaskan untuk bertugas di wilayah yang berdekatan dengan tempat tinggal mereka.

Baca Juga: Jangan Terburu-buru Daftar CPNS 2026, BKN Tegaskan Banyak Informasi Rekrutmen yang Beredar Masih Hoaks

Namun, jika dalam satu desa terdapat lebih dari satu kandidat, pemerintah akan memplot penempatan ke desa lain dalam lingkup kabupaten atau provinsi yang sama demi pemerataan.

"Yang domisilinya di lokasi bangunan akan diutamakan. Tetapi kalau di satu desa ada dua orang calon manajer, tidak mungkin ditempatkan di desa yang sama. Karena itu akan dilakukan penyesuaian penempatan di desa lain yang masih satu kabupaten atau provinsi," pungkasnya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
manajer kopdes KDMP Koperasi Desa Merah Putih Kopdes Merah Putih