RADAR JEMBER - Suasana haru dan penuh makna mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki, Kamis (23/07).
Kegiatan yang menghadirkan orang tua anak binaan ini menjadi momentum untuk mempererat ikatan kasih sayang sekaligus memberikan dukungan moral bagi anak binaan selama menjalani proses pembinaan.
Kepala Lapas Kelas III Saumlaki, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa dukungan keluarga memiliki arti penting dalam proses pembinaan anak binaan.
Baca Juga: Lapas Kelas IIA Ngaseman Laksanakan Penggeledahan Blok Hunian untuk Jaga Keamanan dan Ketertiban
“Kasih sayang dan dukungan keluarga memiliki arti yang sangat besar. Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat hubungan anak dan orang tua serta menjadi motivasi bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Agung.
Kebersamaan anak binaan bersama orang tua semakin bermakna melalui prosesi membasuh kaki ibu dan sungkem kepada kedua orang tua. Momen tersebut menjadi simbol bakti, penghormatan, dan kasih sayang anak kepada orang tua yang senantiasa memberikan cinta, doa, serta dukungan dalam setiap perjalanan hidup mereka.
Baca Juga: Lapas Saumlaki Sambut Hangat Kunjungan Perdana Kajari KKT yang Baru
Salah satu orang tua anak binaan mengaku terharu dapat hadir dan merasakan kembali kebersamaan bersama anaknya. “Saya sangat terharu bisa hadir dan bertemu dengan anak saya. Melihat anak saya membasuh kaki saya dan sungkem kepada kami sebagai orang tua menjadi momen yang sangat menyentuh hati. Saya berharap anak saya tetap semangat menjalani pembinaan, menjadi lebih baik, dan nantinya dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tuturnya.
Di tempat terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi kegiatan yang melibatkan keluarga anak binaan. Menurutnya, dukungan keluarga merupakan bagian penting dalam memberikan motivasi dan penguatan bagi anak binaan.
“Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan dukungan dan motivasi bagi anak binaan. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat memperkuat hubungan anak dan orang tua serta menjadi energi positif untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ungkap Ricky.
Momen haru yang diwarnai air mata dan pelukan tersebut menjadi pengingat akan kuatnya ikatan kasih sayang antara anak dan orang tua. Melalui kegiatan ini, Lapas Saumlaki terus mendorong pembinaan yang humanis dengan melibatkan keluarga sebagai sumber dukungan dan motivasi bagi anak binaan untuk menatap masa depan yang lebih baik.
Editor : M. Ainul Budi