Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gagal Gelar Konfercab, PBNU Bekukan PCNU Jember: Prof. Babun Suharto Ditunjuk Jadi Ketua Karteker!

Maulana RJ • Kamis, 16 Juli 2026 | 12:21 WIB
Kantor PBNU. (Dok. NU online)
Kantor PBNU. (Dok. NU online)

JAKARTA, Radar Jember - Dinamika internal di tubuh organisasi keagamaan terbesar di Jember mencapai puncaknya. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengambil tindakan organisatoris yang sangat drastis dengan membekukan kepengurusan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jember.

Pembekuan ini tertuang dalam Surat Keputusan PBNU Nomor: 640/PB.01/A.II.01.45/99/07/2026 tentang Penunjukan Karteker PCNU Kabupaten Jember Masa Kerja 2026.

Langkah tegas PBNU ini diambil menyusul kegagalan total kepengurusan PCNU Jember periode sebelumnya dalam menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab). Padahal, masa khidmat mereka telah resmi berakhir sejak 4 April 2025 setelah sempat diberikan kelonggaran melalui Surat Perpanjangan. Akibat kevakuman suksesi kepemimpinan definitif tersebut, PBNU resmi mencabut SK perpanjangan terdahulu dan menyatakan kepengurusan lama resmi dibekukan.

Keputusan krusial ini diambil berdasarkan hasil keputusan Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU pada 7 Juli 2026, yang diperkuat oleh surat usulan resmi dari Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur tertanggal 13 Juli 2026. SK ini ditandatangani langsung secara elektronik oleh empat pucuk pimpinan tertinggi PBNU, yaitu Rais Aam KH. Miftachul Akhyar, Katib Aam KH. Akhmad Said Asrori, Ketua Umum KH. Yahya Cholil Staquf dan Sekretaris Jenderal Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.

Untuk mengisi kekosongan kekuasaan dan menyelamatkan organisasi di basis hijau terbesar Jawa Timur ini, PBNU menunjuk deretan tokoh ulama dan akademisi terpandang untuk mengomandoi Tim Karteker PCNU Jember 2026.

Posisi tertinggi di jajaran Syuriyah dipercayakan kepada ulama karismatik KH. Sadid Jauhari sebagai Rais Karteker, didampingi oleh KH. Muhyidin Abd Somad selaku Wakil Rais, serta DR. KH. Abd. Haris, MA sebagai Katib.

Sementara itu, untuk nakhoda Tanfidziyah, PBNU menunjuk mantan Rektor UIN KHAS Jember, Prof. Babun Suharto, sebagai Ketua Karteker PCNU Jember. Tokoh akademisi senior ini akan disokong oleh Pujiono, sebagai Wakil Ketua, Haikal Atiq Zamzami sebagai Sekretaris, Moh. Kholili, sebagai Wakil Sekretaris, dan H. A. Fauzi, sebagai Bendahara. Jajaran karteker ini juga diperkuat oleh anggota tim dari kalangan intelektual, yakni Prof. Noor Harisudin, dan Alfian Futuhul Hadi.

Surat keputusan yang ditetapkan di Jakarta pada 28 Muharram 1448 H / 14 Juli 2026 M ini menegaskan bahwa Tim Karteker diberi mandat penuh untuk menjalankan tugas-tugas harian PCNU Jember dengan berpedoman pada AD/ART serta Peraturan Perkumpulan NU.

Namun, PBNU memberikan tenggat waktu yang sangat ketat dan terbatas. Tim Karteker diwajibkan untuk menyelenggarakan Konferensi Cabang (Konfercab) PCNU Kabupaten Jember dalam waktu paling lama 3 (tiga) bulan sejak SK ditetapkan, serta wajib melaporkan hasilnya secara berkala ke Jakarta. Masa kerja tim ini dipastikan akan berakhir pada 14 Oktober 2026.

Kini, perhatian ratusan ribu warga Nahdliyin di Jember tertuju pada Prof. Babun Suharto dan KH. Sadid Jauhari. Publik menunggu apakah Tim Karteker mentereng ini mampu meredam gejolak internal, melakukan konsolidasi struktural secara kilat, dan sukses melahirkan pemimpin definitif yang baru bagi NU Jember dalam waktu 90 hari ke depan.

Editor : Maulana RJ
karteker Nahdlatul Ulama pwnu pbnu PCNU Jember