Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gaji Manajer Kopdes Ditanggung Negara, Tapi Target Kerjanya Apa? Ini yang Perlu Diketahui Masyarakat

M. Ainul Budi • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:44 WIB
ilustrasi seorang manajer KDMP saat memimpin rapat dengan para pegawai lainnya. (ILUSTRASI AI)
ilustrasi seorang manajer KDMP saat memimpin rapat dengan para pegawai lainnya. (ILUSTRASI AI)

RADAR JEMBER - Pembahasan mengenai gaji manajer Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih belakangan ramai diperbincangkan.

 Namun, di balik kepastian bahwa gaji tersebut ditanggung pemerintah pada masa awal operasional, masih ada pertanyaan yang belum banyak dibahas, yakni apa target kerja yang harus dicapai para manajer.

Sebab, sebagai pengelola koperasi, manajer tidak hanya bertugas menjalankan operasional harian, Mereka juga dituntut mampu mengembangkan usaha koperasi agar bisa mandiri setelah masa pendampingan dari pemerintah berakhir.

Baca Juga: Manajer Kopdes Hadapi Tantangan Berbeda di Tiap Desa, Perlukah Skema Gaji Dibedakan?

Dalam pengelolaan koperasi, indikator keberhasilan manajer umumnya tidak hanya diukur dari besarnya keuntungan. 

Kinerja juga dapat dilihat dari pertumbuhan jumlah anggota aktif, peningkatan omzet usaha, kondisi keuangan yang sehat, hingga kemampuan koperasi memberikan manfaat ekonomi bagi anggotanya.

Hingga kini pemerintah belum mengumumkan secara rinci indikator kinerja atau Key Performance Indicator (KPI) yang akan diterapkan bagi manajer Kopdes Merah Putih., Termasuk target omzet maupun laba yang harus dicapai masing-masing koperasi.

Meski begitu, setiap koperasi diperkirakan akan memiliki target sesuai potensi desa masing-masing. 

Pasalnya, kemampuan ekonomi setiap daerah berbeda sehingga sulit menerapkan standar yang sama di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Bukan Sekadar Kelelahan! Ini Tabir Gelap di Balik Kematian Tragis 3 Kader Kopdes Saat Digembleng Latihan Militer!

Lalu bagaimana jika koperasi mengalami kerugian?

Kerugian pada masa awal operasional tidak selalu menjadi tanda kegagalan karena koperasi masih berada dalam tahap pengembangan usaha. 

Namun, apabila kondisi tersebut berlangsung terus-menerus tanpa perbaikan, kinerja manajer dapat menjadi bahan evaluasi.

Manajer Kopdes Merah Putih sendiri direkrut melalui proses seleksi dan bekerja dengan sistem kontrak. 

Artinya, kinerja mereka akan dievaluasi secara berkala untuk memastikan koperasi berjalan sesuai tujuan program pemerintah.

Selain diawasi pengurus dan pengawas koperasi, pelaksanaan program juga akan dipantau pemerintah melalui kementerian terkait. 

Pengawasan ini dinilai penting mengingat gaji manajer pada masa awal berasal dari dukungan pemerintah.

Karena itu, pengamat menilai transparansi mengenai target kerja manajer perlu disampaikan kepada masyarakat.

Dengan begitu, perhatian publik tidak hanya tertuju pada besaran gaji, tetapi juga pada hasil yang harus diberikan agar Kopdes Merah Putih benar-benar mampu menjadi penggerak ekonomi desa.

Penulis : Siti Roihani

 

Editor : M. Ainul Budi
gaji manajer kdmp manajer kopdes honor manajer kopdes Koperasi Desa Merah Putih