Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Misteri Kematian di Camp Latihan: Korban Nyawa Peserta SPPI Kopdes KNPM Kini Tembus 3 Orang, Ada Apa Sebenarnya?

M. Ainul Budi • Kamis, 25 Juni 2026 | 12:50 WIB
ilustrasi seorang manajer KDMP saat memimpin rapat dengan para pegawai lainnya. (ILUSTRASI AI)
ilustrasi seorang manajer KDMP saat memimpin rapat dengan para pegawai lainnya. (ILUSTRASI AI)

RADAR JEMBER - Korban jiwa dalam tragedi kedisiplinan yang menimpa para peserta Pelatihan Kepemimpinan dan Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (SPPI) Koperasi Desa (Kopdes) KNPM dilaporkan kembali bertambah.

Kabar duka ini semakin memperpanjang daftar hitam dalam pelaksanaan kegiatan yang mengadopsi metode latihan semi-militer tersebut.

Baca Juga: Sorotan Tajam Evaluasi Besar Manajer KDMP Terus Bermunculan, Harusnya Dilatih Keuangan Bukan Militer?

Berdasarkan pembaruan investigasi dan data medis terbaru dari lapangan, situasi di dalam camp latihan terbukti jauh lebih fatal dari dugaan awal.

Pengondisian fisik yang sangat berat diduga menjadi faktor pemicu tumbangnya sejumlah peserta hingga berujung pada hilangnya nyawa.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyampaikan duka cita atas meninggalnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Tahun 2026 saat mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di satuan pendidikan TNI pada 17-18 Juni 2026.⁠

Baca Juga: Polemik KDMP di Bondowoso, DPRD: Sebut Semua Pihak Jadi Korban Kebijakan

Kepala Biro Info Pertahanan Kemhan Brigjen Rico Sirait mengatakan, peserta bernama Yonanda Muhammad Taufiq yang mengikuti pendidikan di Satdik Puslatpur Kodiklatad Baturaja mengalami penurunan kondisi kesehatan pada 17 Juni.

Meski telah mendapat perawatan dan dirujuk ke rumah sakit, ia dinyatakan meninggal dunia akibat henti jantung (cardiac arrest).⁠

Satu anggota program Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) bagi calon pengelola Koperasi Nelayan Merah Putih (KNPM) dilaporkan meninggal dunia saat mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil).

Kasus ini menambah jumlah calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan KNMP yang meninggal saat mengikuti latihan militer menjadi tiga orang.

“Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI) menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026 yang sedang mengikuti Latihan Dasar Militer (Latsarmil) di satuan pendidikan TNI," kata Rico.⁠

Editor : M. Ainul Budi
#manajer kdmp #sppi kdmp #manajer koperasi tewas #kasus koperasi merah putih