Radar Jember – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bergerak cepat. Mereka telah resmi mengusulkan pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) untuk tahun 2026 ini.
Langkah pengadaan ini mencakup formasi CPNS hingga PPPK. Saat ini, berkas usulan tersebut sedang menunggu persetujuan dari Kemenpan RB.
"Benar kami telah mengusulkan ke Kemenpan RB per 7 Juni 2026 lalu terkait pengusulan formasi pengadaan CASN 2026," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur, Indah Wahyuni saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Perempuan yang akrab disapa Yuyun ini menegaskan dokumen pengajuan sudah terkirim sepenuhnya. Pihak Pemprov Jatim kini tinggal menunggu arahan teknis lanjutan dari Kemenpan RB.
Yuyun kemudian membeberkan rincian kuota yang diajukan. Untuk formasi CPNS, Pemprov Jatim mengusulkan sebanyak 750 kuota. Sementara untuk formasi PPPK Guru, jumlah kuota yang diusulkan adalah sebanyak 369 slot.
Sektor pelayanan kesehatan juga menjadi perhatian. Pemprov Jatim mengajukan formasi PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes) sebanyak 57 kuota. Terakhir, untuk formasi PPPK Teknis, jumlah yang diusulkan mencapai angka terbesar yaitu 929 kuota.
Menurut Yuyun, penambahan formasi ini bersifat mendesak. Hal itu dikarenakan ada lebih dari 2.000 ASN di lingkungan Jatim yang memasuki masa pensiun pada tahun 2026 ini.
"Jadi memang dibutuhkan, karena untuk tahun 2026 ini ASN Pemprov Jatim yang pensiun lebih dari 2 ribu," katanya menjelaskan urgensi pengadaan tersebut.
Saat ini, total kekuatan aparatur negara di lingkungan Pemprov Jatim tercatat sebanyak 80.821 ASN. Komposisi tersebut terdiri dari 2.156 personel CPNS, 34.052 pegawai PNS, 23.337 pekerja PPPK Penuh Waktu, serta 21.276 pegawai PPPK Paruh Waktu.
Tingginya angka pensiun ini terus bergulir setiap bulan. Angka tersebut menjadi salah satu alasan utama mengapa pengadaan abdi negara baru harus segera dilakukan secara masif.
"Bulan Juni saja yang pensiun sebanyak 233 dengan rincian 215 PNS dan 18 dari PPPK," tandasnya mengakhiri pembicaraan.
Editor : Imron Hidayatullahh