Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Besaran Insentif SPPG Tak Lagi Rp 6 Juta, Begini Penjelasan BGN

Adeapryanis • Kamis, 18 Juni 2026 | 11:01 WIB
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari

RADAR JEMBER - Era petinggi kepala BGN baru dimulai.

Sejumlah kebijakan mulai diperbaiki. 

Salah satunya adalah insentif bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 
Nilai insentif yang dikeluarkan tidak lagi dipukul rata Rp 6 juta/hari.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari, menjelaskan pemberian insentif yang dipatok rata di semua dapur bisa memicu pemborosan keuangan negara.

Oleh sebab itu, BGN akan menata ulang dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Langkah pertama yang diambil, dengan refocusing penerima manfaat.

Informasinya siswa jenjang SMA tak lagi dapat jatah MBG. Lalu, menata ulang SPPG, termasuk pemberian insentif.

“Ini masih belum final ya, tapi kita terus berkoordinasi. Misalnya bagi penerima manfaat intervensi gizi idealnya sejak dalam kandungan dan seterusnya. Dari situ nanti kita recofusing penerima manfaat. Contohnya mungkin SMA tidak perlu diberikan lagi,” ucapnya.

Dia menambahkan, setelah proses refocusing data penerima manfaat selesai, pihaknya akan langsung menyesuaikan besaran insentif.

 “Jadi itu termasuk (evaluasi pemberian insentif), setelah data penerima manfaat itu fix, kami harapkan nanti insentifnya tidak fix Rp 6 juta semua. Sekarang kan diubah oleh yang dulu ya bahwa penerima manfaatnya 1.500 pun insentifnya Rp 6 juta, 500 pun Rp 6 juta, kan yang dulu begitu," tambahnya. (dea)

 

Editor : Adeapryanis
#SPPG #Mbg #Refocusing Anggaran #penerima manfaat