RADAR JEMBER - Kabar gembira sekaligus mendebarkan bagi para pemburu kerja. Hasil seleksi ketat untuk posisi 30.000 manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) serta 5.000 manajer Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dilaporkan telah resmi diumumkan.
Masyarakat kini sudah bisa mengakses dan mengecek nama-nama peserta yang dinyatakan lolos melalui laman resmi nasional di https://phtc.panselnas.go.id.
Meski ribuan posisi manajer ini sudah menemui titik terang terkait siapa saja yang terpilih, ada satu hal krusial yang hingga saat ini masih memicu rasa penasaran publik, yakni kepastian mengenai besaran gaji yang akan mereka terima.
Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, membenarkan bahwa pengumuman kelulusan sudah dapat diakses oleh para peserta. Namun, saat disinggung mengenai hak keuangan atau upah bulanan bagi para manajer yang terpilih, ia memilih untuk belum membukanya ke publik.
"Gaji masih dirahasiakan," ujarnya singkat.
Pada kesempatan dan tempat yang sama, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, memberikan penjelasan lebih mendalam terkait teka-teki upah tersebut.
Farida mengungkapkan bahwa formulasi dan perhitungan terkait hak pendapatan para manajer KDMP ini sebenarnya sedang dimatangkan secara intensif agar mendapatkan hasil yang ideal.
"Masih dalam proses ya, masih dikaji, masih disempurnakan. Nanti kita akan umumkan," jelas Farida.
Pihak Kementerian Koperasi sendiri menargetkan agar pembahasan mengenai detail besaran gaji ini bisa segera dirampungkan dalam waktu dekat.
Farida berharap kepastian regulasi terkait hak keuangan tersebut sudah selesai dan siap diumumkan secara transparan sebelum seluruh manajer yang lolos mulai diterjunkan ke lapangan untuk bertugas. Sinyal kuatnya, pengumuman poin penting ini akan diselesaikan dalam bulan ini.
"Doakan aja dalam waktu dekat sebelum mereka ditujukan semuanya sudah selesai. Di bulan juga, doain ya," pungkas Farida penuh harap.
Editor : M. Ainul Budi