Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Ini Profil Mentereng Nanik S. Deyang yang Ditunjuk Prabowo Jadi Kepala Baru BGN, Eks Wartawan hingga Bos Media

Redaksi Radar Jember • Rabu, 3 Juni 2026 | 13:48 WIB
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang juga Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/11/2025). (ANTARA/Fathur Rochman/am)
Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang juga Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang menyampaikan keterangan di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (20/11/2025). (ANTARA/Fathur Rochman/am)

Radar Jember – Pasca-pencopotan Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Subianto menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru pada Selasa malam (2/6/2026).

Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Nanik bukan orang baru di BGN, Sebelum naik kelas menjadi orang nomor satu di BGN, perempuan kelahiran Madiun, 3 Januari 1968 ini menjabat sebagai Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi sejak September 2025.

Jabatan itu membuatnya bertanggung jawab penuh atas pengawasan lapangan dan investigasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia.

Baca Juga: Siang Masih Temani Prabowo, Malamnya Dadan Hindayana Resmi Dicopot dari Jabatan Kepala BGN Akibat Sederet Kasus Ini!

Perjalanan karier Nanik awalnya dimulai dari dunia jurnalistik, lulusan S1 Biologi Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan S2 Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) ini mengawali kiprahnya sebagai wartawan di Tabloid Bangkit (Kompas Gramedia).

Ia kemudian menanjak menjadi CEO Kresna Media, Direktur MNC periode 2005–2009, hingga Direktur Utama Tabloid Info Kecantikan.

Karier politiknya menguat sejak bergabung dalam tim pemenangan Prabowo-Sandi pada Pilpres 2019 sebagai Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional.

Di era pemerintahan saat ini, Nanik sempat dipercaya menjadi Wakil I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan serta Komisaris Independen PT Pertamina pada Juni 2025, sebelum akhirnya masuk ke BGN melalui reshuffle Kabinet Merah Putih.

Baca Juga: Ini Alasan Pencopotan Kepala BGN Dadan Hindayana

Alasan utama pengangkatan Nanik sendiri dipercaya karena rekam kinerjanya yang dinilai aktif dan tegas di lapangan.

Selama menjabat sebagai wakil kepala, ia rajin melakukan inspeksi mendadak ke berbagai Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) di daerah, mulai dari Sukabumi hingga Ponorogo.

Nanik tidak segan menghentikan operasional dapur umum yang melanggar standar higienitas maupun mitra yang terbukti melakukan mark-up harga bahan baku.

Ketegasan ini didukung oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad.

Dasco menilai Nanik memiliki komitmen kuat dalam pembenahan kualitas program lewat monitoring ketat di lapangan serta tindakan tegas menutup dapur-dapur yang tidak memenuhi syarat.

Kini, tantangan besar menanti Nanik di kursi kepemimpinan tertinggi BGN, berdasarkan data per 29 Mei 2026, sebanyak 8.182 dari total 27.208 dapur umum di Indonesia telah disuspensi karena bermasalah.

Baca Juga: Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot Dari Jabatannya

Nanik dituntut segera membenahi tata kelola tersebut, termasuk menegakkan aturan ketat terkait kewajiban distribusi target gizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di seluruh wilayah.

 

Penulis: Bakhtiyar Subandi

Editor : Imron Hidayatullahh
#kepala bgn #Dadan Hindayana dicopot #kepala BGN yang baru #Nanik S. Deyang #Mbg