Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gak Bisa Main-Main Lagi! Aplikasi 'Reviu Menu MBG' Diluncurkan untuk Pantau Kelayakan Makanan Gratis Lewat HP!

Imron Hidayatullahh • Senin, 25 Mei 2026 | 15:19 WIB
Suasana aktivitas Dapur MBG di Tempurejo, Jember. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER
Suasana aktivitas Dapur MBG di Tempurejo, Jember. (M ADHI SURYA/RADAR JEMBER

Radar Jember – Badan Gizi Nasional (BGN) meluncurkan terobosan baru dalam digitalisasi sistem pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Melalui aplikasi mutakhir bernama Reviu Menu MBG (Organoleptik), otoritas kini dapat memantau tingkat kelayakan, kualitas, hingga keamanan pasokan pangan yang didistribusikan kepada para penerima manfaat langsung di lapangan.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa platform digital ini sengaja dirancang agar fungsi kontrol tidak lagi bertumpu pada pihak internal pelaksana program saja, melainkan turut mengintegrasikan peran aktif dari pihak sekolah serta posyandu.

Baca Juga: Demam My Little Bolu Ketan! Ini Chord dan Lirik Lagu 'MBG: Mas Bahlil Ganteng' yang Viral di Tiktok dan Instagram!

"Aplikasi ini dikembangkan agar penerima manfaat ikut terlibat dalam pengawasan kualitas MBG. Dengan demikian Ka SPPG dan seluruh mitra semakin serius menjaga kualitas makanan yang didistribusikan," urai Sony dalam rilis resminya, Minggu (24/5/2026).

Mekanisme Penilaian dan Indikator Uji di Lapangan

Dalam implementasi teknisnya, para guru yang telah ditunjuk oleh pihak sekolah serta kepala posyandu (Kaposyandu) akan mengemban tugas sebagai Person in Charge (PIC) untuk masing-masing kelompok penerima manfaat.

Begitu paket logistik makanan tiba di lokasi, para PIC ini dapat langsung memasukkan data penilaian secara instan melalui berbagai indikator parameter yang tersedia di dalam sistem digital.

Baca Juga: Praktis dan Anti Ribet! Cara Terbaru Cek Status Bansos Kemensos 2026, Apakah Nama Anda Terdaftar?

Sejumlah aspek krusial yang wajib dievaluasi meliputi ketepatan waktu distribusi, aroma hidangan, cita rasa makanan, hingga keberagaman variasi menu yang disajikan harian.

Skema ini diproyeksikan mampu bertindak sebagai instrumen deteksi dini apabila ditemukan adanya kejanggalan atau penurunan mutu pada pasokan makanan.

Rapor Hijau Berdasarkan Data Dashboard Nasional

Berdasarkan peninjauan data pada Dashboard Reviu Menu MBG hingga Sabtu (23/5/2026) pukul 21.31 WIB, sistem mencatat telah ada sebanyak 1.707 laporan yang masuk dari berbagai penjuru wilayah.

Dari total database tersebut, sebanyak 1.705 laporan atau setara 99,88 persen menyatakan bahwa makanan berada dalam kondisi sangat layak konsumsi, dan hanya ditemukan dua laporan yang menyatakan makanan tidak layak.

Jika dibedah dari sektor logistik pengiriman, sebanyak 97,95 persen laporan mengonfirmasi bahwa makanan tiba tepat waktu atau bahkan lebih awal dari jadwal.

Sementara pada indikator kualitas, aspek aroma dinilai memenuhi standar kelayakan pada 99,71 persen laporan, dan visual tampilan makanan dinyatakan sesuai standar baku pada 99,41 persen laporan.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Pangkas Anggaran MBG Rp 67 Triliun, BGN Bocorkan Dampaknya Apa Saja!

Untuk parameter rasa hidangan, sekitar 98,89 persen laporan memberikan testimoni bahwa makanan berada dalam kondisi normal serta dapat dinikmati dengan baik oleh target sasaran. 

Sony menegaskan bahwa integrasi teknologi digital ini merupakan langkah mitigasi strategis agar tidak muncul kendala fatal dalam pelaksanaan jangka panjang.

"Keterlibatan guru dan Kaposyandu diharapkan bisa meningkatkan akurasi pengawasan sekaligus menjadi sistem peringatan dini bila ada potensi masalah," pungkas Sony menutup keterangannya.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#Aplikasi Reviu Menu MBG #MBG dipantau aplikasi #Makan Bergizi Gratis (MBG) #BGN