RADAR JEMBER - Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, melayangkan protes keras terhadap Kesekretariatan Jenderal (Setjen) MPR RI terkait insiden memalukan yang terjadi dalam Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
"Ya saya sikapi itu, jangan sampai terjadi ya evaluasi di kesekjenan MPR ngangkat juri ya masa jawaban sama nilainya beda," kata Cucun di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026).
"Pokoknya kita dari anggota MPR ini sampaikan protes juga kepada kesekjenan MPR ngangkat juri yang bener, gitu," katanya.
Cucun Ahmad Syamsurijal menegaskan bahwa insiden seperti ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.
Sebagai anggota MPR, ia mendesak agar pihak Setjen MPR segera melakukan evaluasi total terhadap proses seleksi juri agar kualitas perlombaan tetap terjaga.
Sementara itu disisi lain, SMAN 1 Pontianak meminta Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengklarifikasi polemik penilaian final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat melalui unggahan Instagram resmi sekolah, Minggu (10/5/2026).
Sekolah mengaku telah meninjau ulang tayangan lomba dan menemukan sejumlah hal yang perlu dijelaskan, di antaranya kesamaan substansi jawaban dengan SMAN 1 Sambas.
Baca Juga: Kini Juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni Disebut Jadi Mrs Artikulasi oleh Warganet
SMAN 1 Pontianak juga menilai timnya telah menjawab dengan jelas sehingga layak mendapat penilaian adil.
Mereka meminta penyelenggara memberi penjelasan resmi, membuka dasar keputusan juri, dan mengevaluasi proses penilaian.
Permohonan maaf disampaikan Ketua MPR RI Abcandra Muhammad Akbar Supratman dalam keterangan resmi MPR RI, Senin (11/5/2026).
Editor : M. Ainul Budi