Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Kini Juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni Disebut Jadi Mrs Artikulasi oleh Warganet

M. Ainul Budi • Selasa, 12 Mei 2026 | 13:35 WIB
Kini Juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni Disebut Jadi Mrs Artikulasi oleh Warganet (DOK INSTAGRAM MELAWIDAILY)
Kini Juri LCC 4 Pilar MPR RI Indri Wahyuni Disebut Jadi Mrs Artikulasi oleh Warganet (DOK INSTAGRAM MELAWIDAILY)

 

RADAR JEMBER - Nama Indri Wahyuni menjadi salah satu orang yang diperbincangkan warganet usai viralnya ketidakcermatannya dia menjadi juri dalam sebuah lomba cerdas cermat MPR RI.

Bahkan warganet kini menjulukinya sebagai Mrs Artikulasi.

Seperti postingan yang diunggah akun instagram melawidaily, banyak netijen yang memberikan sematan terbaru kepada Indri sebagai Mrs Artikulasi.

Baca Juga: WOW! Kekayaan Dyastasita Widya Budi Juri Lomba Cerdas Cermat MPR RI Ini Bikin Melongo, Jawaban Benar Malah Diberi Minus 5 Poin

Linimasa belakangan ini lagi panas banget ngebahas polemik Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat. 

Di tengah riuhnya protes, muncul julukan baru dari netizen: “Mrs. Artikulasi”.

Sosok di balik julukan ini adalah Ibu Indri Wahyuni, Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI yang terekam dalam video viral tersebut.
Sebenarnya ada apa, sih?

Kehebohan bermula saat Regu C dari SMAN 1 Pontianak menjawab soal rebutan dengan tepat.

Bukannya mendapat poin, mereka justru diganjar nilai -5 karena salah satu juri mengklaim tidak mendengar kata “Dewan Perwakilan Daerah” (DPD). Yang bikin makin emosi, saat regu lain menjawab hal yang sama, juri justru memberikan poin penuh 10.

Baca Juga: Aneh Tapi Nyata? Disdikbud Malah Salahkan Speaker ke Arah Juri Alami Gangguan Saat Lomba Cerdas Cermat MPR, Begini Alasannya

Ketika peserta memprotes ketidakadilan tersebut secara sopan, Ibu Indri turun tangan membela keputusan pemotongan nilai tersebut dengan statement yang kini jadi bumerang: “Artikulasi itu penting.

Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai.”

Sontak saja, netizen langsung ngamuk berjamaah! Publik merasa kecerdasan, substansi, dan kerja keras siswa-siswi seolah “diadili” dan dianulir oleh masalah teknis yang terkesan dicari-cari.

Banyak tokoh dan warganet yang menyindir tajam bahwa ini adalah kompetisi adu wawasan dasar negara, bukan audisi Indonesian Idol atau seleksi penyiar radio.

Kini, publik terus mendesak adanya evaluasi sistem penjurian agar mental dan semangat anak-anak daerah tidak dihancurkan oleh arogansi dan gengsi di meja juri.

Editor : M. Ainul Budi
#lcc 4 pilar mpr #juri lomba mpr #indri wahyuni #cerdas cermat mpr ri