Radar Jember – Memasuki hari keempat kemarin, pelaksanaan ujian Computer Assisted Test (CAT) bagi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terus dikebut.
Tercatat, 140.211 dari total 483.648 peserta yang lolos tahap administrasi telah mengikuti seleksi kompetensi ini.
Ujian ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden yang menitikberatkan pada dua materi utama: Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen.
Fokus penilaian terletak pada aspek kecepatan (speed) serta ketajaman berpikir (power) peserta dalam mengolah informasi secara akurat di bawah tekanan waktu.
Guna menjaga kelancaran teknis, BKN terus mengoptimalkan infrastruktur sistem.
Menanggapi kendala durasi yang kerap dikeluhkan, BKN mengingatkan peserta agar tidak melakukan klik jawaban secara berulang-ulang yang justru dapat membebani jaringan.
Sistem CAT sendiri telah melalui berbagai pengujian untuk memastikan keadilan dan transparansi dalam seleksi.
Hal ini sejalan dengan standar operasional yang tertuang dalam Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024.
BKN juga membagikan panduan taktis bagi peserta:
- Prioritaskan Soal Mudah: Amankan skor dengan menyelesaikan soal yang paling dikuasai terlebih dahulu.
- Pahami Jeda Jaringan: Jika ada waktu tunggu (delay), itu merupakan proses pengiriman data ke server. Peserta tidak perlu khawatir karena sistem akan menghentikan hitung mundur waktu selama proses tersebut berlangsung.
- Efisien & Fokus: Hindari kepanikan dan atur ritme pengerjaan di setiap subtes.
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho menegaskan visi besar di balik seleksi ini.
Pemerintah berharap dapat menjaring talenta terbaik yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga mampu bekerja efektif.
Harapannya, SDM yang terpilih mampu mengakselerasi pengembangan koperasi dan kampung nelayan di seluruh penjuru tanah air.
Editor : Imron Hidayatullahh