Radar Jember – Proses seleksi kompetensi untuk calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026 terus bergulir.
Hingga hari keempat pelaksanaan, tercatat sebanyak 140.211 peserta telah menuntaskan ujian berbasis Computer Assisted Test (CAT).
Angka ini merupakan bagian dari 483.648 pelamar yang dinyatakan lolos administrasi dalam pengadaan SDM Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden.
Dalam tahap ini, para peserta diuji melalui dua instrumen utama: Tes Potensi Kognitif dan Tes Substansi Manajemen.
Tes Potensi Kognitif dirancang secara khusus untuk mengukur kecepatan kerja (speed) sekaligus kedalaman berpikir (power).
Tantangan utama dalam ujian ini adalah akurasi di bawah tekanan waktu yang terbatas, yang menuntut strategi pengerjaan yang efektif dari setiap peserta.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan bahwa seluruh infrastruktur teknologi telah disiapkan secara matang.
Namun, BKN juga menyoroti dinamika lapangan, terutama terkait manajemen waktu peserta.
Guna mengantisipasi kendala teknis, BKN mengimbau peserta untuk tetap tenang dan menghindari tindakan menekan klik jawaban secara cepat dan berulang.
Sistem CAT telah dirancang untuk memudahkan peserta dan telah teruji melalui seleksi CASN sebelumnya.
Mekanisme ini diatur dalam Peraturan BKN Nomor 5 Tahun 2024 untuk menjamin keadilan serta transparansi.
Untuk memaksimalkan hasil ujian, BKN membagikan lima tips strategis bagi peserta:
- Jaga Konsentrasi: Hindari kepanikan agar akurasi tetap terjaga di tengah durasi yang terbatas.
- Skala Prioritas: Dahulukan menjawab soal-soal yang dianggap mudah guna mengamankan poin secara efektif.
- Hindari Klik Berlebihan: Jawaban yang sudah disimpan akan otomatis masuk ke pangkalan data. Jika terjadi jeda akibat lalu lintas jaringan yang tinggi, peserta diminta tidak mengklik secara berulang.
- Beri Jeda Sistem: Saat sistem memproses pengiriman jawaban ke server, waktu ujian tidak akan dihitung (berhenti sementara), sehingga peserta tidak perlu khawatir dirugikan.
- Manajemen Waktu: Perhatikan durasi setiap subtes dan atur ritme pengerjaan dengan cermat.
Baca Juga: Syarat Mutlak! Mau Jadi Manajer Koperasi Merah Putih di Lampung? Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja
Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Publik BKN Wisudo Putro Nugroho berharap melalui seleksi ketat ini, pemerintah dapat memperoleh talenta terbaik.
Yakni individu yang tidak hanya cerdas secara kognitif, tetapi juga mampu bekerja efektif sesuai kebutuhan pengembangan Koperasi Desa dan Kampung Nelayan di seluruh Indonesia.
Editor : Imron Hidayatullahh