Curhatan Ketus Peserta Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: "Jawaban Benar, Sama Sistem Disalahin!"

Imron Hidayatullahh • Dipublikasikan Kamis, 7 Mei 2026 | 14:12 WIB
Tangkapan layar video curhatan peserta seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Tangkapan layar video curhatan peserta seleksi Manajer Koperasi Desa Merah Putih.

Radar Jember – Pelaksanaan seleksi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026 yang seharusnya menjadi tonggak transformasi ekonomi desa kini didera isu miring.

Sebuah video kesaksian peserta viral di media sosial, mengungkap adanya gangguan teknis serius pada sistem ujian yang dinilai merugikan para pelamar secara masif.

Kesaksian Peserta: 'Jawaban Berubah Otomatis'

Dalam video tersebut, seorang pria mengenakan kemeja putih membagikan pengalaman pahitnya saat mengikuti tes kompetensi.

Baca Juga: WAH Sudah Tidak Ada Lagi Pengangkatan Jalur Afirmasi Honorer? Guru Non ASN Swasta Kedudukannya Setara?

Ia melaporkan adanya ketidaksesuaian data antara jawaban yang dipilih dengan yang tersimpan di sistem digital.

"Aku baru selesai tes kompetensi koperasi desa. Jangan berharap banyak. Tapi gatau kenapa? Website-nya aneh banget," keluh pria tersebut.

Masalah utama yang ia soroti adalah kegagalan sistem dalam mempertahankan pilihan jawaban peserta.

Ia mengklaim kursor berpindah sendiri ke jawaban yang tidak dipilih meski sudah dilakukan pengecekan berulang kali.

"Kita udah jawab, jawaban terasa benar, terus jawaban benar udah disimpen, tiba-tiba kursor keganti sama jawaban yang kita tidak pilih," tambahnya.

Baca Juga: Viral! Peserta Rekrutmen Koperasi Merah Putih Protes Sistem Eror: Jawaban Berubah Sendiri, Hasil Jadi Ngaco!

Kekecewaan ini memuncak pada pernyataan keras mengenai hilangnya transparansi dalam proses seleksi kognitif tersebut.

"Jangan berharap banyak. Lakuin aja, pilih aja asal klik yang penting keisi. Karena kalaupun jawaban benar, sama sistemnya disalahin," ungkapnya.

Ia menutup videonya dengan nada ketus, "I don't know why? tapi i lost my trust. Aku udah ga percaya sama proses seleksinya. Jadi GWS deh Indonesia."

Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih: Rintangan Utama CAT

Di tengah polemik tersebut, seleksi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih 2026 sebenarnya telah memasuki babak paling krusial.

Baca Juga: Skor Tes Sama? Jangan Panik! Ini Aturan Main 'Hidup Mati' Penentu Kelulusan Koperasi Merah Putih 2026

Ribuan pelamar yang lolos verifikasi berkas kini sedang menghadapi rintangan utama, yakni Tes Potensi Kognitif berbasis Computer Assisted Test (CAT).

Mengapa Tahapan Ini Penting?

Baca Juga: Syarat Mutlak! Mau Jadi Manajer Koperasi Merah Putih di Lampung? Harus Siap Ditempatkan di Mana Saja

Hingga saat ini, para peserta masih menantikan klarifikasi resmi dari pihak penyelenggara mengenai integritas sistem digital yang digunakan agar hasil seleksi tetap dianggap sah dan adil.

 

Editor : Imron Hidayatullahh
rekrutmen kdmp seleksi manajer kdmp tes cat kdmp Koperasi Desa Merah Putih Kopdes Merah Putih