RADAR JEMBER - Proses seleksi KDMP dengan 228 soal dalam 42 menit patut dipertanyakan. Dengan waktu hanya sekitar 11 detik per soal, peserta nyaris tidak punya kesempatan untuk membaca dan memahami soal secara wajar.
Warganet menilai, model seperti ini lebih menguji kecepatan dan keberuntungan, bukan kemampuan berpikir atau analisis.
Baca Juga: Cek Passing Grade CAT Koperasi Merah Putih, Kamu Wajib Tahu Agar Bisa Mengukur Kemampuan
Akibatnya, hasil seleksi berisiko tidak mencerminkan kualitas peserta yang sebenarnya.
Seleksi seharusnya adil dan relevan, bukan sekadar cepat. Perlu evaluasi agar proses ini benar-benar memilih yang kompeten, bukan hanya yang paling cepat menjawab dan ditambah komputer eror.
Baca Juga: APBN Siap Guyur Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Selama 2 Tahun Kedepan, Kemenkeu: Uangnya Ada Kok
Tes seleksi Manajer dimulai pada 3 Mei 2026. Banyak peserta gugur karena nilai kognitif di bawah 110.
Tes terdiri dari 228 soal dengan waktu 42 menit untuk kognitif, serta 20 soal KDMP dengan waktu 20 menit.
Secara umum, tes kognitif ini mengukur:
Logika dan penalaran (pola, hubungan, kesimpulan)
Kemampuan numerik (hitung cepat, deret angka)
Kemampuan verbal (pemahaman teks, sinonim, analogi)
Kecepatan berpikir dan ketelitian
Daya ingat dan konsentrasi
Jika melihat jumlah soal dan durasi waktu yang tersedia, wajar jika banyak peserta tidak lolos.
Tes ini memang dirancang untuk menyaring individu yang cepat menangkap informasi, mampu berpikir cepat, serta tetap akurat di bawah tekanan waktu.
Editor : M. Ainul Budi