RADAR JEMBER - Kepastian nasib dan kesejahteraan 30.000 calon Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akhirnya terang benderang! Pemerintah melalui Kementerian Keuangan memastikan bahwa anggaran negara (APBN) akan menjadi penopang utama gaji para manajer ini selama dua tahun pertama masa kerja mereka.
Kabar ini menjadi angin segar bagi ratusan ribu pelamar yang tengah berjuang dalam proses seleksi.
Negara pasang badan untuk memastikan program prioritas ini berjalan mulus tanpa hambatan finansial bagi para pengelolanya di lapangan.
"Yang udah dibahas di lintas kementerian. Untuk dua tahun pertama itu akan diupayakan dari APBN," ujar Dirjen Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Askolani, Selasa (5/5/2026).
Terkait proses rekrutmen para manajer koperasi tingkat desa ini, biaya pelaksanaannya akan ditanggung oleh kementerian atau lembaga masing-masing.
Proses seleksi dan penerimaan pegawai akan dikelola secara bersama-sama oleh sejumlah institusi pemerintah.
Baca Juga: Tes CAT KDMP Lebih Susah Ketimbang CAT CPNS? Cek Jadwal Tesnya Disini
"Jadi, kalau untuk kegiatan rekrutmennya, kembali di masing-masing K/L. Untuk penerimaan pegawainya, nanti ada Badan Kepegawaian Negara, untuk Kementerian PANRB, dan untuk Danantara," jelasnya.
Skema pembiayaan awal ini dirancang untuk memuluskan langkah Agrinas Pangan Nusantara dalam memastikan keberlangsungan koperasi.
Harapannya, unit usaha tersebut bisa bertahan di tengah persaingan ekonomi dan tidak bergantung lagi pada suntikan dana pemerintah pusat.
Editor : M. Ainul Budi