MEKKAH, Radar Jember - Kondisi cuaca panas ekstrem di Tanah Suci menjadi tantangan tersendiri bagi jemaah haji.
Salah satu masalah kesehatan yang kerap dialami adalah kaki kering hingga melepuh akibat aktivitas berjalan kaki yang intens.
Untuk itu, jemaah diimbau lebih memperhatikan kondisi fisik selama menjalankan rangkaian ibadah.
Baca Juga: Kirim Oleh-Oleh Haji Kini Lebih Mudah, Pos Indonesia Sediakan Layanan Kargo dari Tanah Suci
Perawatan sederhana namun konsisten dapat mencegah gangguan kesehatan yang mengganggu kenyamanan.
Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia memberikan sejumlah tips agar jemaah terhindar dari risiko kaki melepuh.
Langkah-langkah ini dinilai efektif jika dilakukan secara rutin.
Salah satu yang utama adalah menggunakan alas kaki yang sesuai dengan ukuran kaki.
Sandal atau sepatu yang terlalu sempit atau longgar dapat memicu gesekan berlebih.
Selain itu, jemaah juga disarankan selalu membawa kantong atau tas kecil untuk menyimpan alas kaki saat memasuki area masjid.
Hal ini membantu menjaga kebersihan dan memudahkan penggunaan kembali.
Penggunaan pelembab juga menjadi hal penting.
Baca Juga: Stok Aman 70 Ribu Ton, Bulog Bondowoso Pastikan Ketahanan Pangan hingga Panen Berikutnya
Kulit kaki yang kering lebih rentan mengalami lecet, sehingga menjaga kelembapan dapat mengurangi risiko tersebut.
Tidak kalah penting, penggunaan kaos kaki sebelum memakai alas kaki juga sangat dianjurkan.
Kaos kaki dapat mengurangi gesekan langsung antara kulit dan sandal.
Dengan langkah-langkah sederhana ini, jemaah dapat menjaga kesehatan kaki selama menjalankan ibadah.
Kenyamanan berjalan menjadi kunci kelancaran aktivitas ibadah harian.
Kesadaran menjaga kesehatan sejak dini akan membantu jemaah menjalani seluruh rangkaian haji dengan optimal tanpa gangguan berarti.
Editor : Faqih Humaini