Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Haid Saat Pelaksanaan Ibadah Haji? Tenang, Ternyata Ada Keringanan Begini Penjelasannnya

Adeapryanis • Selasa, 5 Mei 2026 | 12:10 WIB
Ilustrasi jamaah haji perempuan
Ilustrasi jamaah haji perempuan

RADAR JEMBER - Persoalan haid sering membayangi kekhawatiran bagi jemaah perempuan saat pelaksanaan haji.

Utamanya ketika bertepatan dengan jadwal tawaf ifadah. 

Namun, PPIH Arab Saudi menegaskan terdapat rukhsah atau keringanan yang memungkinkan ibadah tetap sah dan terlaksana dengan baik.

Penjelasan ini disampaikan Kepala Seksi Bimbingan Ibadah PPIH Arab Saudi dan KBIHU Daker Makkah, Erti Herlina.

Tawaf ifadah merupakan rukun haji yang wajib dilaksanakan dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali, biasanya setelah rangkaian wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah

"Tawaf ifadah merupakan rukun yang mensyaratkan kesucian, namun ulama telah menyiapkan pilihan hukum yang mempermudah sesuai dengan tingkat kondisi darurat jamaah calon haji," ucapnya.

PPIH memaparkan tiga solusi yang dapat dipilih jemaah perempuan sesuai kondisi masing-masing.

Pertama, Menunggu hingga suci jika jemaah masih memiliki waktu tinggal yang cukup lama di Makkah, maka wajib menunggu hingga benar-benar suci sebelum melaksanakan tawaf ifadah.

Kedua, memanfaatkan jeda berhentinya darah. Jika waktu kepulangan sudah dekat, jemaah dapat mencari waktu jeda ketika darah tidak keluar untuk segera melaksanakan tawaf.

Ketiga, keringanan dalam kondisi darurat. Dalam kondisi sangat mendesak, seperti jadwal kepulangan keesokan hari, terdapat pendapat ulama yang memperbolehkan tawaf tetap dilakukan dengan syarat menggunakan pelindung ekstra agar darah tidak merembes.

PPIH juga memberikan solusi bagi jemaah perempuan yang mengalami haid sejak tiba di Makkah sebelum puncak haji.

Mereka diperbolehkan mengubah niat dari haji tamattu menjadi haji qiran, agar tetap dapat mengikuti rangkaian ibadah tanpa terhalang kondisi haid.

"Haid itu ketetapan dari Allah. Ibadah haji juga panggilan dari Allah. Tidak ada yang sulit, semuanya dipastikan sah dan sempurna," pungkasnya. (dea)

Editor : Adeapryanis
#haji 2026 #haid saat haji #haid