TANJUNGSARI, Radar Jember – Niat sederhana membelikan es teler untuk sang istri berujung apes bagi Suhariyanto 57, warga Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan.
Bukannya pulang membawa minuman segar, ia justru kehilangan sepeda motor Honda Vario P 2529 IH miliknya yang raib digondol maling saat diparkir di dekat penjual es teler “Mama Susi” di Dusun Krajan, Desa Tanjungsari.
Saat itu, korban memarkir motornya di sisi barat rombong penjual bersama dua sepeda motor lain. Merasa aman, ia kemudian masuk ke halaman rumah di sekitar lokasi untuk melihat buah jambu sambil menunggu pesanannya dibuat.
Baca Juga: Update Laka Lantas Jember Terbaru: Bentor Oleng Tabrak Scoopy
Namun, ketika kembali beberapa menit kemudian, motor miliknya sudah tidak berada di tempat. “Belum sempat dibuatkan es, saya tinggal sebentar, begitu keluar motor sudah hilang,” ujar Suhariyanto.
Aksi pelaku terbilang cepat. Berdasarkan rekaman CCTV, dua orang pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor PCX putih tanpa pelat nomor sempat berhenti tepat di depan lokasi.
Dalam waktu kurang dari satu menit, pelaku berhasil membawa kabur motor korban dengan cara didorong mundur, lalu menyalakan mesin dan melarikan diri ke arah barat.
Korban mengaku motornya tinggal menyisakan tiga kali cicilan sebelum lunas. Ironisnya, kejadian tersebut bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
“Istri saya belum sempat menikmati es teler, malah motor yang hilang,” tambahnya dengan nada kecewa.
Baca Juga: Info Laka Lantas Jember: Pengaruh Alkohol! Avanza Tiga Orang Penumpang Tabrak Truk
Kapolsek Wuluhan, IPTU Handoko Dhardak, membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
Dia menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Rabu (29/4) sekitar pukul 11.30. Pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa korban. Polisi juga tengah menelusuri identitas pelaku yang terekam kamera pengawas.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir kendaraan, meskipun hanya ditinggal sebentar.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi terkunci dengan aman dan diparkir di tempat yang mudah diawasi,” pesannya. (jum/dwi)
Editor : M. Ainul Budi