MAKKAH, Radar jember – Tidak hanya memastikan kelancaran transportasi, pengelola Terminal Bus Ajyad juga menekankan aspek kenyamanan dan keamanan jemaah haji Indonesia.
Salah satunya dengan menerapkan pengawalan langsung terhadap pergerakan jemaah hingga kembali ke hotel.
Baca Juga: 140 Bus Shalawat Siaga 24 Jam, Jemaah Haji Tak Perlu Lama Menunggu di Ajyad, Begini Rutenya
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari pelayanan terpadu bagi jemaah yang menggunakan bus shalawat selama berada di Makkah.
Dengan adanya pengawalan, jemaah diharapkan tidak mengalami kebingungan saat berpindah dari terminal menuju pemondokan.
Kepala Pos Terminal Bus Ajyad, Kapten M Rif’at Sitorus, mengatakan bahwa petugas di lapangan memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses mobilisasi berjalan tertib.
Baca Juga: Genjot Infrastruktur Permukiman 2026, Dari Air Minum hingga RTLH
Mereka tidak hanya mengatur arus penumpang, tetapi juga mendampingi jemaah hingga tujuan akhir.
“Kita kawal jemaah sampai ke hotel sehingga mereka tetap merasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain pengawalan, sistem shuttle yang diterapkan juga menjadi kunci kelancaran layanan.
Bus beroperasi selama 24 jam penuh dan terus berputar, sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di halte maupun terminal.
Waktu tunggu yang relatif singkat, yakni sekitar lima hingga sepuluh menit, membuat jemaah tidak kelelahan saat hendak menuju Masjidil Haram.
Bahkan, jika terjadi kepadatan di satu rute, petugas akan segera mengalihkan jemaah ke jalur lain yang tersedia.
Baca Juga: Bupati Bondowoso Minta Aparat Desa Aktif Kawal Jamsos Untuk Buruh Tani Tembakau
Sejak mulai beroperasi pada akhir April 2026, layanan di Terminal Ajyad disebut berjalan tanpa hambatan berarti.
Tidak ditemukan kendala besar, baik dari sisi armada maupun pengaturan penumpang di lapangan.
Kondisi ini menunjukkan bahwa sistem transportasi yang disiapkan mampu mengakomodasi kebutuhan jemaah dalam jumlah besar.
Dengan pelayanan yang terus dijaga kualitasnya, diharapkan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lebih tenang dan nyaman selama di Tanah Suci.
Editor : Faqih Humaini