Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Wakapolri Tegaskan Penindakan Haji Ilegal, Satgas Dibentuk untuk Berantas Penipuan

Faqih Humaini • Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB
Ilustrasi sepasang suami istri saat berangkat ibadah haji
Ilustrasi sepasang suami istri saat berangkat ibadah haji

 

JAKARTA, Radar Jember – Kepolisian Republik Indonesia menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik haji ilegal yang kian marak menjelang musim haji.

Wakapolri, Dedi Prasetyo, menyatakan penindakan tegas akan dilakukan terhadap para pelaku penipuan.

Hal ini disampaikan usai audiensi bersama Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (30/4/2026).

Baca Juga: Kamu Harus Tahu!!, Wamenhaj Ungkap Bahaya Haji Ilegal, Risiko Gagal Berangkat hingga Jerat Hukum

Menurut Dedi, Polri akan terus memperkuat kolaborasi dan pertukaran informasi, baik di dalam negeri maupun dengan aparat keamanan Arab Saudi.

Langkah ini penting untuk memastikan setiap kasus dapat ditangani secara cepat dan tepat.

“Satgas Haji fokus pada pencegahan sekaligus penegakan hukum. Kami melihat ada pelaku yang berulang bahkan residivis,” ujarnya.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah telah membentuk Satgas Haji Ilegal yang melibatkan Polri, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga: Wamenhaj Ingatkan Masyarakat Waspada Haji Palsu, Tiga WNI Ditangkap di Saudi, Begini Modus dan Kronologinya

Satgas ini bertugas mengawasi, mencegah, hingga menindak praktik penipuan haji.

Dedi mengungkapkan, laporan masyarakat terkait dugaan penipuan haji menunjukkan tren peningkatan signifikan.

Sejumlah kasus telah berhasil diselesaikan, sementara lainnya masih dalam proses hukum.

Ia menjelaskan, beberapa kasus memang dapat diselesaikan melalui mediasi.

Namun, jika tidak tercapai kesepakatan, proses hukum akan dilanjutkan untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

“Ada yang dapat diselesaikan melalui mediasi, tetapi jika gagal maka proses hukum akan berjalan,” tegasnya.

Selain penindakan, Polri juga akan menambah keterlibatan personel dalam operasional haji di Arab Saudi guna mendukung aspek pengamanan dan perlindungan jemaah Indonesia.

Langkah ini diharapkan mampu menekan angka penipuan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan ibadah haji yang aman dan sesuai aturan.

Editor : Faqih Humaini
#haji 2026 #polri #Kemenhaj #Haji