Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Jatim Siapkan 40 Kampung Nelayan Merah Putih pada 2026: Usung Konsep "One-Stop Service" untuk Sejahterakan Nelayan

Imron Hidayatullahh • Rabu, 29 April 2026 | 15:36 WIB
Ilustrasi Kampung Nelayan Merah Putih. (foto diolah dengan AI)
Ilustrasi Kampung Nelayan Merah Putih. (foto diolah dengan AI)

Radar Jember – Pemerintah Provinsi Jawa Timur tancap gas dalam memperkuat sektor kelautan dengan mengusulkan pembangunan 40 unit Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026.

Program ini dirancang untuk menciptakan ekosistem perikanan yang terintegrasi, di mana seluruh kebutuhan operasional hingga pengolahan hasil laut tersedia dalam satu kawasan terpadu.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur Isa Anshori menyatakan bahwa integrasi fasilitas adalah kunci untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas nelayan di wilayah pesisir.

Baca Juga: Beda dari KDMP! Ini Contoh Soal Khusus Manajemen Kelautan dan Perikanan untuk Calon Manajer Operasional KNMP!

Fasilitas Terintegrasi di Lahan Minimal 1 Hektare

Setiap unit KNMP akan berdiri di atas lahan minimal satu hektare guna memastikan seluruh layanan dapat terpusat. Fasilitas yang disiapkan meliputi:

Keberhasilan Proyek Percontohan 2025

Hingga saat ini, empat lokasi telah sukses dibangun dan beroperasi penuh sebagai pilot project. Keempat wilayah tersebut adalah Tuban, Sumenep, Malang Selatan, dan Pasuruan.

Baca Juga: Jangan Sampai Gagal! Bongkar Kisi-Kisi Soal Tes Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Kunci Sukses Jadi Pemimpin di Kampung Nelayan

Kesuksesan di lokasi-lokasi ini menjadi standar acuan untuk pengembangan 40 titik baru yang tersebar dari Tuban hingga Pacitan.

Anggaran Pusat dan Pengelolaan Berbasis Masyarakat


Pembangunan infrastruktur masif ini didanai oleh pemerintah pusat dengan estimasi biaya mencapai Rp20 miliar hingga Rp25 miliar per kampung.

Dua pilar utama dalam sistem pengelolaannya adalah:

  1. Nelayan sebagai Pelaku Utama: Masyarakat lokal dilibatkan langsung dalam pengelolaan unit usaha agar manfaat ekonomi terasa di akar rumput.
  2. Pendampingan Profesional: Setiap lokasi akan didampingi oleh empat tenaga ahli untuk memastikan manajemen operasional dan fasilitas berjalan optimal.

Status Saat Ini: Menunggu Verifikasi Lapangan

Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk penentuan titik koordinat.

kBaca Juga: Kesempatan Terakhir! Segera Finalisasi Pendaftaran Manajer Kopdes dan KNMP 2026 Sebelum Portal Ditutup

Saat ini, usulan 40 lokasi tersebut sedang menunggu hasil verifikasi lapangan dari pemerintah pusat sebelum masuk ke tahap realisasi fisik pada 2026.

Sekilas Kampung Nelayan Merah Putih Jatim

Aspek

Detail Informasi

Total Usulan 2026

40 Lokasi (Tuban hingga Pacitan)

Lokasi Eksisting

Tuban, Sumenep, Malang Selatan, Pasuruan

Estimasi Anggaran

Rp20 Miliar – Rp25 Miliar per Unit

Sumber Dana

APBN (Pemerintah Pusat)

Tenaga Kerja

4 Pendamping Profesional per Lokasi

 

 

Editor : Imron Hidayatullahh
#kampung nelayan merah putih #KNMP #cold storage #pilot project #Jatim