RADAR JEMBER - Sebuah langkah revolusioner di sektor ekonomi kerakyatan siap digulirkan oleh Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi memberikan "woro-woro" terkait rencana ambisius untuk meresmikan secara serentak 1.000 unit Koperasi Merah Putih yang tersebar di seluruh penjuru tanah air pada bulan Mei mendatang.
Langkah ini dipandang sebagai salah satu pilar utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional yang dimulai dari akar rumput, yakni wilayah pedesaan.
Program Koperasi Merah Putih ini diharapkan menjadi motor penggerak utama bagi kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM di desa-desa.
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan pemerintah akan meresmikan 1.000 Koperasi Merah putih dalam dua atau tiga minggu ke depan.
Hal ini diungkapkan Presiden dalam Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Tahap II di Cilacap, Jawa Tengah.
Menurut Prabowo, dia juga akan meresmikan 25.000 Koperasi Merah Putih dalam dua atau tiga minggu setelahnya.
"Sebentar lagi kita resmikan 1.000 Koperasi Merah Putih, kemungkinan 2-3 minggu lagi sesudah itu 2-3 bulan lagi kita resmikan 25 ribu koperasi," kata Prabowo.
Dia menegaskan, koperasi bukan di atas kertas. Dia memastikan koperasi fisik ada gudang ada cold storage, gerai-gerai, ada kendaraan banyak yang nanti punya alat pengering.
Prabowo pun menegaskan tidak ada di dalam sejarah dunia, negara yang bisa bangun 25.000-30.000 ribu koperasi dalam setahun.
"Coba di buka dalam sejarah, buka dalam sejarah dunia ada gak 25 ribu atau 30 ribu koperasi bisa dibangun dan diselesaikan dalam 1 tahun," ujarnya.
Editor : M. Ainul Budi