RADAR JEMBER - Perjalanan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di wilayah Kabupaten Aceh Besar terus menjadi sorotan.
Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Perdagangan (Diskomukmdag) setempat baru-baru ini merilis data terbaru yang menunjukkan angka realisasi program strategis tersebut masih perlu digenjot secara maksimal.
Berdasarkan hasil evaluasi terkini, rata-rata realisasi pelaksanaan KDMP di kabupaten tersebut tercatat baru menyentuh angka 32 persen.
Meski program ini diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru di tingkat desa, namun di lapangan, progresnya menunjukkan tantangan yang cukup signifikan.
Pihak Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Diskopukmdag) Aceh Besar memberikan penjelasan mendalam terkait angka tersebut.
Menurut mereka pencapaian saat ini merupakan potret dari proses yang sedang berjalan, di mana setiap desa memiliki dinamika dan kesiapan yang berbeda-beda dalam mengelola koperasi tersebut.
“Progres pembangunan gedung KDMP di Aceh Besar bervariasi ada yang sudah 100 persen ada di atas 50 persen serta ada di bawah. Jika kita rata-rata progresnya 32 persen,” kata Kabid UKM Aceh Besar Yuswandi di Lambaro, Senin.
Ia menjelaskan untuk saat ini proses pembangunan gedung KDMP di Aceh Besar terus berproses dan khusus untuk progres pembangunannya akan meningkat karena pengerjaan terus dilakukan di lapangan.
“Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh titik pembangunan, serta mempercepat koordinasi dengan pihak terkait agar proses konstruksi dapat segera berjalan di gampong yang telah memiliki lahan,” katanya.
Editor : M. Ainul Budi