RADAR JEMBER - Harapan masyarakat Sumatera Barat untuk terbebas dari jeratan kemacetan panjang di jalur legendaris Lembah Anai kini mulai menemui titik terang.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) menegaskan bahwa proyek pembangunan Jalan Tol di kawasan Lembah Anai menjadi prioritas utama pemerintah untuk mengatasi persoalan kepadatan lalu lintas yang selama ini menjadi momok bagi pengguna jalan.
Baca Juga: Lembah Anai Rawan Longsor! Pemerintah Siapkan Jurus Pamungkas: Tol Trans Sumatera Bakal Tembus Bukit
Jalur utama yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi tersebut memang dikenal memiliki beban kendaraan yang sangat tinggi, terutama pada saat musim liburan dan akhir pekan.
Kehadiran jalan tol ini diharapkan tidak hanya menjadi jalur alternatif, tetapi juga menjadi tulang punggung baru bagi mobilitas warga dan distribusi logistik di ranah Minang.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan rencana pembangunan jalan Tol Lembah Anai di Sumatera Barat untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.
"Itu untuk mengurangi trafik, dan lagi jalan nasional Lembah Anai itu sebetulnya kalau saya secara pribadi mengatakan sudah tidak layak, karena tebingnya, jadi kalau hujan deras 4-5 jam saya punya keyakinan akan terjadi longsor lagi," kata Dody di Jakarta beberapa Waktu lalu.
Menurut dia, rencana pembangunan jalan Tol Lembah Anai merupakan keniscayaan karena lalu lintas cukup tinggi dan tingkat kesulitannya juga cukup besar karena harus membangun terowongan.
"Rencana awalnya pakai Hutama Karya, tapi ada beberapa persyaratan teknis nanti akan diatur oleh Direktur Jenderal Bina Marga bekerja sama dengan Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT). Nanti saya ikut arahan Pak Dirjen saja. Mau siapapun boleh, pokoknya yang penting cepat," katanya.
Editor : M. Ainul Budi