Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Reaktivasi Jalur Kereta dan Bangun Rel Baru 14.000 km Siap Telan Anggaran Rp 1,2 Triliun

M. Ainul Budi • Sabtu, 25 April 2026 | 17:03 WIB
HARUS BERSIAP: Salah satu bangunan warung yang berada di atas rel kereta Bondowoso. Bila nantinya reaktivasi jalur kereta akan aktif lagi, seluruh bangunan di atas tanah PT KAI tentu wajib steril.
HARUS BERSIAP: Salah satu bangunan warung yang berada di atas rel kereta Bondowoso. Bila nantinya reaktivasi jalur kereta akan aktif lagi, seluruh bangunan di atas tanah PT KAI tentu wajib steril.

RADAR JEMBER - Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerangkan bahwa pemerintah membutuhkan Rp65 triliun per tahun untuk membangun jaringan rel kereta api di seluruh Indonesia.

Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ketimpangan jaringan rel kereta api di luar Pulau Jawa yang masih terbatas. 

Baca Juga: Ini Rencana Besar Bangkitkan dan Bangun Jalur Kereta Api Hingga 20230, Cek Timelinenya

Diketahui saat ini Pulau Sumatera baru memiliki jaringan kereta api sepanjang 100 Km saja.

Sementara di Pulau Kalimantan belum ada sama sekali.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti ketimpangan investasi antara pembangunan jalan dan rel kereta.

AHY menjelaskan pada 2023, anggaran pembangunan jalan mencapai sekitar Rp 86 triliun, sedangkan rel kereta sekitar Rp 6 triliun.

Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta Surabaya Bakal Dilanjutkan, Prediksi Waktu Tempuhnya Hanya Beberapa Jam Ini

Menurut AHY, kondisi tersebut perlu diperbaiki mengingat panjang jaringan rel nasional masih terbatas sekitar 12.000 kilometer yang sebagian besar berada di Pulau Jawa.

AHY menyebutkan saat ini jalur kereta api di Sumatra sepanjang 1.871 kilometer. Dari jumlah itu dibutuhkan penambahan minimal sekitar 7.837 kilometer menyesuaikan jumlah penduduk. 

 

Editor : M. Ainul Budi
#reaktivasi jalur KA #proyek kereta cepat #AHY