RADAR JEMBER - Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menerangkan bahwa pemerintah membutuhkan Rp65 triliun per tahun untuk membangun jaringan rel kereta api di seluruh Indonesia.
Langkah ini dilakukan untuk mengatasi ketimpangan jaringan rel kereta api di luar Pulau Jawa yang masih terbatas.
Baca Juga: Ini Rencana Besar Bangkitkan dan Bangun Jalur Kereta Api Hingga 20230, Cek Timelinenya
Diketahui saat ini Pulau Sumatera baru memiliki jaringan kereta api sepanjang 100 Km saja.
Sementara di Pulau Kalimantan belum ada sama sekali.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti ketimpangan investasi antara pembangunan jalan dan rel kereta.
AHY menjelaskan pada 2023, anggaran pembangunan jalan mencapai sekitar Rp 86 triliun, sedangkan rel kereta sekitar Rp 6 triliun.
Menurut AHY, kondisi tersebut perlu diperbaiki mengingat panjang jaringan rel nasional masih terbatas sekitar 12.000 kilometer yang sebagian besar berada di Pulau Jawa.
AHY menyebutkan saat ini jalur kereta api di Sumatra sepanjang 1.871 kilometer. Dari jumlah itu dibutuhkan penambahan minimal sekitar 7.837 kilometer menyesuaikan jumlah penduduk.
Editor : M. Ainul Budi