RADAR JEMBER - Upaya pemerintah untuk membawa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih ke kancah internasional bukan sekadar isapan jempol belaka.
Kementerian Koperasi (Kemenkop) secara resmi telah menggandeng lembaga internasional ternama, Co-operative Development Foundation (CDF) Canada, dalam sebuah langkah strategis untuk melakukan revolusi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Kerja sama lintas negara ini bertujuan untuk memastikan para pengelola dan manajer Kopdes Merah Putih memiliki kompetensi tinggi yang sejajar dengan standar manajerial global.
Dengan sentuhan keahlian dari Kanada, koperasi di tingkat desa diharapkan tidak lagi dikelola secara tradisional, melainkan dengan sistem modern, transparan, dan akuntabel yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Langkah ini diambil untuk mempercepat transformasi ekonomi pedesaan melalui penguatan kapasitas para pemimpin lokal yang akan menakhodai ribuan unit koperasi di seluruh pelosok tanah air.
Baca Juga: Anggaran Jebol? Kontroversi Gaji KDMP Meledak, Menkeu Bongkar Fakta Bayar Rp40 Triliun Per Tahun
Menkop Ferry Juliantono menegaskan bahwa kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kapasitas SDM koperasi di Indonesia, khususnya pengelola Kopdes Merah Putih.
“Pengalaman sukses beberapa koperasi di Kanada tentu diharapkan bisa menjadi pelajaran dan pengembangan untuk koperasi di Indonesia, khususnya juga bagi kegiatan operasional dari Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujar Ferry dalam keterangannya.
Melalui kerja sama ini, pemerintah menargetkan Kopdes Merah Putih mampu bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi yang terintegrasi, mulai dari produksi hingga distribusi.
Editor : M. Ainul Budi