Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Gebrakan Pangan Nasional! Potong Rantai Pasok, Koperasi Merah Putih Bakal Kantongi Laba Fantastis Rp 50 T

M. Ainul Budi • Sabtu, 25 April 2026 | 17:52 WIB
Ilustrasi Kantor Koperasi Merah Putih (Maulana Ijal/Radar Jember)
Ilustrasi Kantor Koperasi Merah Putih (Maulana Ijal/Radar Jember)

RADAR JEMBER - Sebuah revolusi besar dalam sektor pangan nasional tengah bergulir.

Koperasi Merah Putih kini diproyeksikan menjadi kekuatan ekonomi raksasa baru dengan potensi keuntungan yang sangat menggiurkan.

 Bukan sekadar angka, proyeksi laba ini muncul seiring dengan strategi jitu pemerintah dalam membenahi tata kelola distribusi pangan di tanah air.

Baca Juga: Pengumuman Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih Keluar Hari Ini? Cek Jadwal Resminya Sekarang, Jangan Sampai Kelewatan!

Kunci utama dari lonjakan keuntungan ini adalah keberhasilan dalam mempersingkat rantai pasok pangan yang selama ini dinilai terlalu panjang dan merugikan petani maupun konsumen.

 Dengan memangkas keterlibatan tengkulak dan perantara yang tidak perlu, Koperasi Merah Putih mampu mengamankan margin keuntungan yang lebih besar sekaligus menjaga harga pangan tetap stabil di pasar.

Langkah efisiensi ini tidak hanya memperkuat posisi tawar koperasi, tetapi juga memastikan bahwa nilai tambah ekonomi benar-benar kembali ke tangan rakyat dan anggota koperasi di pedesaan.

Baca Juga: Anggaran Jebol? Kontroversi Gaji KDMP Meledak, Menkeu Bongkar Fakta Bayar Rp40 Triliun Per Tahun

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap bahwa untuk mempersingkat alur rantai pasok produk pangan dari petani hingga sampai ke konsumen akhir yakni lewat Koperasi Merah Putih. 

Dia menyebut selama ini total potensi keuntungan yang diperoleh middleman dengan rantai pasok yang panjang mencapai Rp 313,08 triliun.

Rantai itu setelah dari petani dimulai dari pedagang pengumpul, distributor, subdistributor, hingga ritel. Dari ritel baru sampai ke konsumen akhir. 

"Di middleman untungnya bisa 10 persen, 20 persen, 30 persen (dari setiap tahap distribusi)," ujar Amran dalam diskusi dengan sejumlah pengamat di gudang sewa penyimpanan beras Bulog di Karawang, Jawa Barat, Kamis (23/4).

Dengan skema Koperasi Merah Putih, rantai pasok produk pertanian lebih pendek. Dari petani ke koperasi dan ke konsume akhir.

"Potensi marginnya Rp 50 triliun," tegas Amran yang juga Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini.

Editor : M. Ainul Budi
#keuntungan koperasi #manfaat koperasi merah putih #KDMP #Kopdes #Koperasi Merah Putih