Radar Jember – Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) melalui Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) resmi membuka lowongan untuk 1.369 formasi Kepala Produksi.
Jabatan strategis ini dirancang untuk memastikan operasional kawasan pesisir berjalan efisien dan memiliki daya saing tinggi di pasar nasional maupun global.
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui portal phtc.panselnas.go.id hingga Jumat, 24 April 2026, mendatang.
Menariknya, pelamar yang lolos akan langsung diangkat sebagai pegawai BUMN dengan skema perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) selama dua tahun di bawah PT Agrinas Jaladri Nusantara.
Tugas Utama: Jembatan Strategi dan Eksekusi Lapangan
Meski rincian teknis masih menunggu rilis resmi, seorang Kepala Produksi KNMP diproyeksikan memiliki peran vital dalam siklus produksi hasil laut, antara lain:
- Target & Strategi: Menentukan langkah taktis agar target output produksi tercapai tepat waktu.
- Manajemen SDM: Mengatur jadwal kerja (shift), memberikan pelatihan bagi nelayan/pekerja, serta melakukan penilaian kinerja.
- Standar Kualitas: Menjamin seluruh proses pembuatan produk sesuai dengan standar kualitas BUMN.
- Pelaporan: Menyusun analisis masalah dan laporan rutin untuk perbaikan berkelanjutan.
Gaji dan Keunggulan Putra Daerah
Besaran gaji diperkirakan sangat kompetitif sesuai standar pegawai BUMN. Sebagai patokan dasar, upah akan menyesuaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 atau Upah Minimum Kabupaten (UMK) di lokasi penempatan.
Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa proses seleksi ini memprioritaskan masyarakat lokal.
“Kalau ada dua kandidat dengan nilai sama, maka diprioritaskan yang berasal dari kawasan terdekat,” ujar Zulhas.
Update Jember: Tiga Desa Pesisir Jadi Kandidat Lokasi
Di tingkat lokal, Pemerintah Kabupaten Jember melalui DKPPP telah merampungkan survei lapangan pada Rabu (15/4) di tiga lokasi potensial:
- Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu
- Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger
- Desa Paseban, Kecamatan Kencong
Kabid Perikanan DKPPP Jember, Mohammad Adi Selamet, menyatakan bahwa survei ini melibatkan BPN dan tokoh masyarakat untuk memastikan lokasi terpilih memiliki potensi optimal bagi kesejahteraan nelayan Jember.
“Survei ini merupakan tahap penting karena menjadi penentu dalam pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih. Kami ingin memastikan lokasi yang dipilih benar-benar siap dan memiliki potensi optimal untuk dikembangkan,” ujarnya, Jumat, 17 April 2026, dikutip dari laman PPID Pemkab Jember.
Berikut ini beberapa syarat, jurusan, dan cara daftar yang dapat mendaftar Kepala Produksi Kampung Nelayan Merah Putih:
Baca Juga: Bakal Berdiri di Jember! Simak Tugas dan Estimasi Gaji Penjamin Mutu Kampung Nelayan Merah Putih
Syarat Kepala Produksi Kampung Nelayan Merah Putih
- Berusia Maksimal 35 Tahun
- Minimal D3 dengan IPK minimum 3.00
- Sehat jasmani dan rohani
- Memiliki Surat Keterangan Sehat dari RS Pemerintah (Tidak Menderita Penyakit Jantung, TBC, &HIV)
- Memiliki SKCK yang masih berlaku
- Bersedia ditempatkan di mana saja
- Memiliki Jiwa Kewirausahaan
- Memiliki sertifikat kompetensi
Jurusan Kepala Produksi Kampung Nelayan Merah Putih
- Teknologi Akuakultur
- Teknologi Penangkapan Ikan
- Permesinan Perikanan
- Teknologi Pengolahan Hasil Perikanan
- Teknologi Pengelolaan Sumber Daya Perairan
- Penyuluhan Perikanan