RADAR JEMBER - Sebanyak 50 unit mobil operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kini telah resmi tiba dan mulai dibagikan di wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Namun, ada pemandangan yang tak biasa: deretan mobil baru tersebut dipastikan bakal "menganggur" atau terparkir sementara waktu dan belum bisa langsung tancap gas melayani warga.
Kehadiran armada ini sebenarnya merupakan bagian dari program penguatan logistik dan ekonomi perdesaan.
Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Terus Digaungkan, Lalu Apa Bedanya dengan BUMDes? Ini Perbedaannya
Namun, operasional kendaraan-kendaraan tersebut harus tertunda karena adanya prosedur teknis dan administratif yang wajib dipenuhi sebelum resmi mengaspal di jalanan Wonogiri.
"Saran saya memang tidak usah digunakan dulu mobilnya. Saran saya diparkir di koperasi," kata Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihuan.
Kendaraan berjenis pikap merek Mahindra Scorpio dari PT Agrinas Pangan Nusantara itu disalurkan ke KDMP yang telah rampung pembangunannya.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihuan menjelaskan, pada tahap awal terdapat 50 unit mobil yang dibagikan ke 50 KDMP di 25 kecamatan.
"Ini dibagikan ke 50 KDKMP di 25 kecamatan yang ada di Wonogiri," jelasnya.
Selain kendaraan operasional, sebanyak 100 unit AC juga turut didistribusikan.
Proses pengambilan diserahkan kepada masing-masing Danramil di wilayah terkait.
Editor : M. Ainul Budi