RADAR JEMBER - Komitmen pemerintah dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat pesisir terus digeber. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, melakukan langkah nyata dengan menggandeng Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) untuk membangun 35 unit rumah panggung gratis bagi warga di Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Proyek ambisius ini dirancang khusus untuk menjawab tantangan lingkungan di wilayah tersebut, terutama masalah banjir rob yang kerap melanda pemukiman warga.
Baca Juga: Hanya DP Rp 1,8 Juta? Karyawan MBG Bisa Ambil Rumah Cuma-cuma Ini
Dengan konsep rumah panggung, hunian ini tidak hanya memberikan kenyamanan tetapi juga keamanan bagi para penghuninya dari ancaman air pasang.
Kementerian PKP bersama Universitas Pertahanan (Unhan) akan membangun 35 rumah panggung yang akan diberikan secara gratis untuk masyarakat di Subang.
"Pembangunan rumah panggung akan dilanjutkan ke sejumlah kawasan pesisir di Indonesia salah satunya di Subang. Kami akan bekerja sama dengan Unhan dan PT Harum Energy yang akan menyalurkan dana CSR nya untuk membangun sebanyak 35 rumah panggung yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkannya," ujar Menteri PKP Maruarar Sirait saat menerima kunjungan kerja Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI (Purn) Jonni Mahroza, S.I.P, M.A, M.Sc, Ph.D di Kantor Kementerian PKP di Wisma Mandiri 2, Jakarta, Senin (22/4/2025).
Baca Juga: Mengungkap Fakta Gaji PPPK Paruh Waktu Akan Dialihkan dari APBN?
Adanya program pembangunan rumah panggung ini nantinya tidak menggunakan dana APBN sama sekali namun memanfaatkan dana CSR dari PT Harum Energy.
Menteri PKP rencananya juga akan memberikan alokasi rumah bersubsidi bagi
1.000 orang Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang akan mengawal Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia sekaligus mendukung Program Unggulan Presiden Prabowo Subianto yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak Indonesia.
"Rumah bersubsidi untuk SPPI ini tidak gratis tapi mereka bisa membeli dengan KPR FLPP yang harganya terjangkau dan uang muka hanya 1 persen dengan angsuran KPR yang terjangkau," katanya.
Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI (Purn) Jonni Mahroza, S.I.P, M.A, M.Sc, Ph.D menjelaskan, pembangunan rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian PKP bersama Unhan tidak menggunakan dana APBN melainkan dana CSR.
Pada kesempatan itu, dirinya juga menjelaskan, Unhan mendapatkan alokasi rumah untuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) sebanyak 1.000 rumah bersubsidi khusus untuk SPPI yang merupakan program unggulan Presiden dimana mereka akan mengawal Satuan Pelayanan apemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia.
"Kami dari Unhan beberapa waktu lalu bersama PT. Harum Energy telah membangun 30 rumah gratis di Muara Angke meneruskan 200 rumah yang dibangun oleh Bapak Prabowo Subianto sebelum menjadi Presiden. Pembangunan rumah panggung akan dilanjutkan di Subang yakni 35 rumah panggung dan akan diserahkan secara gratis untuk masyarakat," terangnya.
Editor : M. Ainul Budi