RADAR JEMBER - Konektivitas transportasi darat antara Jawa Barat dan ujung timur Pulau Jawa akan semakin kuat dengan rencana pengoperasian kereta api baru, KA Sangkuriang.
Kereta api dengan rute langsung (tanpa transit) dari Bandung menuju Stasiun Ketapang, Banyuwangi, ini dijadwalkan mulai beroperasi pada awal Mei 2026(19/04).
KA Sangkuriang akan melayani jalur selatan dengan melintasi sejumlah kota besar seperti Yogyakarta, Solo, Madiun, hingga Surabaya.
Baca Juga: CEK LENGKAP Ini Daftar Tarif Khusus Kereta Api di Wilayah Daop 9 Jember, Mulai Harga Rp 45 ribu
Kehadiran rute ini diharapkan menjadi solusi efisien bagi penumpang yang sebelumnya harus melakukan transit di Surabaya untuk menuju Banyuwangi.
Dikutip dari sejumlah media, kereta api ini nantinya akan menyediakan berbagai pilihan kelas layanan, mulai dari compartment suite class, eksekutif, hingga ekonomi.
Selain meningkatkan mobilitas masyarakat, pengoperasian KA Sangkuriang juga diproyeksikan dapat mendongkrak sektor pariwisata di Banyuwangi dan mempermudah akses wisatawan yang ingin melanjutkan perjalanan menuju Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang.
Selain itu Pemerintah dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) berencana membangun jaringan kereta api pertama di Papua dengan rute awal Kota Jayapura–Kabupaten Jayapura.
Rencana ini dibahas bersama pemerintah daerah sebagai langkah awal menghadirkan transportasi massal berbasis rel.
“Rencana awal pembangunan akan difokuskan pada rute Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura sebagai tahap awal pengembangan jaringan rel,” kata Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri di Jayapura, Kamis (15/4/2026).
Pihak KAI menyebut proyek ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah Indonesia, termasuk Papua.
Proyek ini juga ditargetkan mendukung konektivitas, distribusi logistik, serta pertumbuhan ekonomi daerah.
Editor : M. Ainul Budi