RADAR JEMBER - Program penguatan ekonomi melalui Koperasi Desa (KDMP) kini membuka peluang besar bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung sebagai tenaga pengelola.
Pemerintah melalui Satuan Pengelola Pembangunan Infrastruktur (SPPI) telah merilis mekanisme pendaftaran terbaru bagi calon Manajer Koperasi Desa yang ingin bergabung dalam ekosistem "Merah Putih".
Langkah ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam menciptakan tata kelola koperasi yang profesional dan modern di seluruh pelosok daerah.
Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) bukan sekadar lowongan kerja biasa, melainkan jalur pengabdian strategis yang didesain untuk memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi nasional melalui jaringan koperasi yang masif.
Baca Juga: WIH! Toko Modern Siap Dibatasi, Total 500 Lebih KDMP Bakal Didirikan
Pemerintah melalui kolaborasi berbagai instansi termasuk Universitas Pertahanan (Unhan) dan Badan Gizi Nasional, sedang melakukan rekrutmen besar-besaran untuk mengisi posisi Manajer Koperasi Desa Merah Putih.
Pertanyaan muncul di kalangan pelatihan seperti “bagaimana cara jadi kepala satuan pelayanan gizi atau manajer koperasi desa?” mengingat benefit yang ditawarkan mencakup penghasilan bulanan mencapai Rp18 juta hingga peluang besar dalam seleksi CPNS di masa mendatang.
Program SPPI KDMP dirancang untuk menempatkan tenaga profesional di tingkat desa guna mengelola unit usaha koperasi secara modern dan akuntabel.
Editor : M. Ainul Budi