Radar Jember – Pendaftaran program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) untuk Koperasi Desa Merah Putih tahun 2026 telah dibuka.
Program ini menjadi daya tarik besar karena menawarkan paket kompensasi yang menggiurkan, dengan penghasilan yang dikabarkan mencapai angka Rp8 juta per bulan.
SPPI merupakan program strategis yang bertujuan untuk menempatkan tenaga muda profesional di tingkat desa guna menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui koperasi.
Baca Juga: Ini Rincian Gaji Pegawai KDMP 2026, Info Penting Rekrutmen SPPI
Para peserta nantinya akan bertugas sebagai katalisator pembangunan desa sekaligus pengelola manajerial Koperasi Desa Merah Putih.
Persyaratan Pendaftaran SPPI 2026
Untuk menjaring talenta terbaik, panitia seleksi menetapkan sejumlah kriteria bagi para calon pendaftar, di antaranya:
- Pendidikan: Lulusan minimal Sarjana (S1) atau Diploma IV dari semua jurusan (beberapa posisi tertentu mungkin mengutamakan jurusan Ekonomi, Akuntansi, atau Sosial).
- Usia: Maksimal 30 tahun pada saat pendaftaran.
- Kesehatan: Sehat jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
- Komitmen: Bersedia ditempatkan di wilayah pedesaan di seluruh wilayah Indonesia selama masa kontrak yang ditentukan.
- Karakter: Memiliki jiwa kepemimpinan, kemampuan komunikasi yang baik, dan integritas tinggi untuk membangun desa.
Tahapan Pendaftaran
Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung, proses pendaftaran dilakukan secara daring (online) untuk memudahkan aksesibilitas pelamar dari berbagai daerah. Berikut langkah-langkahnya:
- Registrasi Online: Pelamar wajib mengunjungi portal resmi pendaftaran SPPI 2026.
- Unggah Dokumen: Menyiapkan dan mengunggah pindaian (scan) ijazah, transkrip nilai, KTP, serta sertifikat pendukung lainnya.
- Seleksi Administrasi: Panitia akan memverifikasi kesesuaian dokumen pelamar.
- Tes Seleksi: Pelamar yang lolos administrasi akan mengikuti serangkaian tes, mulai dari tes kompetensi dasar hingga wawancara.
- Pelatihan (SPPI): Peserta yang terpilih akan menjalani pendidikan dan pelatihan khusus, termasuk koordinasi dengan lembaga terkait seperti Universitas Pertahanan (Unhan) untuk pembekalan lapangan.
Benefit dan Fasilitas
Selain gaji pokok yang kompetitif hingga mencapai Rp8 juta, para peserta SPPI juga dikabarkan akan mendapatkan berbagai fasilitas penunjang.
Baca Juga: KDMP Sarikemuning Gelar RAT Pertama Bentuk Transparansi dan Akuntabilitas
Seperti asuransi kesehatan, tunjangan lapangan, serta pengalaman profesional yang berharga dalam pemberdayaan masyarakat desa.
Program ini menjadi peluang emas bagi generasi muda untuk berkontribusi nyata bagi bangsa sekaligus mendapatkan pengembangan karier yang menjanjikan di sektor ekonomi pedesaan.
Syarat Pendaftaran
Berikut adalah dokumen yang menjadi syarat pendaftaran SPPI:
- · Surat Lamaran Kerja.
- · CV terbaru dan Pas Foto berwarna.
- · KTP asli.
- · Ijazah dan Transkrip Nilai (asli atau legalisir).
- · SKCK yang masih aktif (khusus untuk keperluan pendaftaran kerja).
- · Surat Keterangan Sehat dari fasilitas kesehatan.
- · Pakta Integritas (format dapat diunduh di situs resmi).
Alur Pendaftaran SPPI
Perlu diketahui bahwa pendaftaran hanya dibuka sampai hingga 24 April 2026. Pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara daring melalui laman resmi. Berikut langkah-langkahnya:
- · Akses Situs: Buka browser di ponsel atau laptop, masuk ke laman https://sppi-kdkmp.id/.
- · Buat Akun: Pilih menu "Daftar Sekarang". Masukkan alamat email aktif dan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi.
- · Aktivasi: Cek kotak masuk email Anda, lalu klik tautan aktivasi yang dikirimkan sistem.
- · Isi Data Diri: Lengkapi formulir pendaftaran mulai dari data KTP, riwayat pendidikan, hingga pengalaman organisasi/kerja jika ada.
- · Unggah Dokumen: Upload semua berkas yang diminta (KTP, Ijazah, SKCK, dll) dalam format yang ditentukan.
- · Konfirmasi: Cek kembali semua data agar tidak ada yang keliru, lalu klik Submit atau "Kirim Pendaftaran".
Mengingat masa pendaftaran yang memasuki detik-detik akhir, segera siapkan berkas dan syarat pendaftaran Anda dan lakukan pendaftaran.
Mengingat risiko server down karena banyaknya pendaftar di detik-detik akhir menjelang pendaftaran ditutup.
Editor : Imron Hidayatullahh