RADAR JEMBER - Pengguna jalan tol yang kerap melintasi ruas Cipularang perlu memperhatikan perubahan akses masuk dan keluar di wilayah Sadang.
Mulai siang hari ini, seluruh aktivitas transaksi di Gerbang Tol (GT) Sadang Lama resmi ditutup dan dialihkan ke lokasi baru, yakni Gerbang Tol Sadang Baru.
Langkah ini dilakukan oleh pihak pengelola jalan tol sebagai bagian dari optimalisasi layanan transaksi serta penataan arus lalu lintas di simpang susun wilayah tersebut agar lebih efisien dan modern.
Baca Juga: Ini Sejarah Besar Perubahan Nama Tol Probowangi Jadi Tol Prosiwangi
Peralihan Akses Transaksi
Peralihan ini mencakup seluruh golongan kendaraan yang hendak masuk maupun keluar melalui akses Sadang.
Penutupan gerbang lama dilakukan secara permanen seiring dengan kesiapan infrastruktur di gerbang tol yang baru.
Pihak pengelola memberikan instruksi tegas kepada para pengendara agar memperhatikan rambu-rambu petunjuk arah yang telah disediakan guna menghindari kebingungan saat melakukan mobilitas.
Baca Juga: MIRIS! Nasib Tol Getaci dan Gilimanuk–Mengwi: Berlanjut atau Dicoret dari PSN?
Pgs Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Danang Eko Saputro mengatakan GT Sadang Baru telah dilengkapi fasilitas pendukung untuk kelancaran transaksi.
Antrean kendaraan diharapkan bisa lebih terkendali terutama pada periode lalu lintas padat.
"Jasa Marga memastikan bahwa seluruh aspek operasional mulai dari kesiapan peralatan tol, sistem transaksi, hingga infrastruktur pendukung lainnya telah memenuhi standar pelayanan minimal yang ditetapkan," kata Danang dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2026).
Editor : M. Ainul Budi