Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Pesantren Walisongo Situbondo Jadi Kandidat Kuat Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU

M. Ainul Budi • Senin, 13 April 2026 | 23:34 WIB
Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus
Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

RADAR JEMBER  - Pondok Pesantren (Ponpes) Walisongo Situbondo kini tengah menguat sebagai salah satu kandidat utama lokasi penyelenggaraan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Perhelatan akbar organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut direncanakan akan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026 mendatang.

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Miftahul Achyar, menjelaskan bahwa penetapan waktu muktamar telah disesuaikan dengan siklus lima tahunan organisasi. Meski demikian, hingga saat ini penentuan lokasi resmi masih dalam tahap pengkajian mendalam.

Baca Juga: Rais Aam PBNU: Muktamar ke-35 NU pada tanggal 1-5 Agustus

Menurut dia, pelaksanaan muktamar di lingkungan pesantren menjadi salah satu opsi utama, mengingat posisi strategis pesantren dalam sejarah dan perkembangan NU. Dalam konteks tersebut, Pesantren Walisongo Situbondo dinilai memiliki kesiapan infrastruktur dan pengalaman dalam menyelenggarakan kegiatan berskala besar.

“Bisa juga dilaksanakan di pesantren, apakah di Walisongo yang all in, atau di daerah lain,” kata Miftahul saat Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) PWNU Jawa Timur.

Baca Juga: Siapa yang Lebih Berhak dan Tak Boleh Menerima Zakat? Simak Penjelasan Rais Syuriah PBNU

Pesantren Walisongo Situbondo yang diasuh KH Raden Kholil As’ad dikenal sebagai salah satu pesantren besar di Jawa Timur dengan jumlah santri yang signifikan serta fasilitas yang terus berkembang. Hal ini menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya nama Walisongo sebagai kandidat kuat tuan rumah muktamar.

Selain Situbondo, sejumlah daerah lain juga masuk dalam bursa calon lokasi. Beberapa di antaranya adalah provinsi Nusa Tenggara Barat dan Sumatera Barat, serta kota-kota besar seperti Surabaya dan Jakarta. PBNU disebut masih mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari kesiapan teknis, aksesibilitas, hingga dukungan pemerintah daerah.

Editor : M. Ainul Budi
#pondok pesantren walisongo #situbondo #pbnu