RADAR JEMBER - Proyek pembangunan infrastruktur jalan tol di Sumatera Barat terus menjadi pusat perhatian, khususnya pada ruas yang akan melintasi kawasan ikonik Lembah Anai.
Kabar terbaru mengenai perkembangan desain dan teknis pengerjaan mulai terungkap, menunjukkan betapa kompleksnya tantangan yang dihadapi pemerintah dalam menghubungkan konektivitas antarwilayah tanpa merusak ekosistem hutan lindung.
Baca Juga: Tak Usah Khawatir! Proyek Strategis Nasional Tol Prosiwangi Tetap Lanjut Sampai 2028
Pembangunan di area ini memerlukan perencanaan ekstra hati-hati mengingat topografi Lembah Anai yang terjal serta statusnya sebagai kawasan cagar alam yang dilindungi.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani mengatakan pihaknya masih dalam tahap koordinasi dengan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terkait rencana pembangunan Tol Lembah Anai tersebut.
"Terkait rencana pembangunan Tol Lembah Anai, memang itu masih digodok di Kementerian PU ya. Kemarin dari kami juga sebenarnya masih statusnya berkoordinasi dengan Dirjen Bina Marga, apakah ini memang jadinya di penugasan Hutama Karya atau skema lain," kata Hamdani dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Minggu (12/4/2026).
"Kami berharap memang ada satu keputusan yang memang diserahkan pada Hutama Karya," ucapnya.
"Namun ini kemarin sempat juga terdengar bisa jadi bukan Hutama Karya, tapi diskusi kita dengan Kementerian PU, dengan kesiapan kita, dengan kesiapan sumber daya, semoga aja kami bisa sempat mewujudkan perusahaan jalan tol tersebut," jelasnya.
Editor : M. Ainul Budi