RADAR JEMBER - Perkembangan dinamika sosial terkait kelompok LGBT di Indonesia kembali menjadi perhatian publik setelah dirilisnya data mengenai sebaran populasi tersebut di berbagai wilayah.
Di saat yang bersamaan, aparat kepolisian terus melakukan pengawasan ketat dan berhasil mengungkap jaringan yang dinilai melanggar ketentuan hukum dan norma yang berlaku.
Data ini memicu diskusi luas mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai sosial dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang dianggap meresahkan masyarakat.
Baca Juga: WADUH! Menteri Ini Sebut Stres Kerja Bisa Bikin Orang Jadi Gay?
Berdasarkan data estimasi terbaru, lima provinsi tercatat memiliki jumlah LGBT terbanyak. Jawa Barat berada di peringkat pertama dengan sekitar 302 ribu orang, Jawa Timur menempel ketat dengan 300 ribu orang, disusul Jawa Tengah 218 ribu, DKI Jakarta 43 ribu, dan Sumatera Barat 18 ribu.
Angka-angka ini mengundang perhatian publik, apalagi di tengah masih kentalnya nilai keagamaan dan sosial masyarakat Indonesia yang memandang LGBT sebagai perilaku menyimpang.
Polda Jatim Ungkap Grup Facebook Gay Ribuan Anggota
Kepolisian Daerah Jawa Timur belum lama ini berhasil mengungkap jaringan penyimpangan seksual sesama jenis berbasis daring yang memanfaatkan platform media sosial.
Grup tersebut, diketahui berjalan selama tiga tahun terakhir dan memiliki anggota aktif lebih dari 11 ribu orang.
“Ada yang sudah kami amankan, namun masih terus kami kembangkan oleh Subdit II,” ujar Direktur Reserse Siber (Dirressiber) Polda Jatim Kombes Pol. Raden Bagoes Wibisono saat diwawancarai wartawan di Surabaya, Jumat (13/6/2025) tahun lalu.
Baca Juga: MENGERIKAN! Indonesia Ternyata Peringkat ke-5 Populasi LGBT? Cek Fakta Ini
Ia belum mau membeberkan detail jumlah ataupun identitas pihak-pihak yang diamankan lantaran kasus ini masih dalam tahap pengembangan. “Sabar, nanti kalau sudah tuntas, akan kami sampaikan secara lengkap,” tegasnya.
Menurut informasi yang dihimpun, grup Facebook tersebut awalnya bersifat tertutup dan hanya dapat diakses melalui persetujuan admin. Namun belakangan, grup itu menjadi semakin terbuka untuk umum sehingga memancing perhatian aparat.
Pesta Gay di Puncak Bogor Dibongkar Polisi, Puluhan Ditemukan Bugil
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, publik dihebohkan dengan video viral yang menampilkan penggerebekan polisi di salah satu hotel kawasan Puncak, Bogor. Video berdurasi kurang dari satu menit itu memperlihatkan detik-detik aparat mendobrak kamar hotel yang berisi sejumlah pria dalam kondisi tanpa busana.
“Jangan bergerak, diam!” terdengar suara lantang aparat dalam video yang dibagikan akun Instagram @warungjurnalis pada Selasa (1/7/2025). Beberapa petugas lain juga terdengar meminta para pria menunjukkan kartu identitas.
"Bilang anggota, kartu, kartu, kartu," ujar petugas lainnya. Para pria itu kemudian diperintahkan untuk jongkok dengan tangan terangkat dalam keadaan telanjang.
Belakangan diketahui, pesta tersebut bertajuk ‘The Big Star’ yang diikuti 75 peserta. Mereka disebut mayoritas berasal dari Jabodetabek, dengan biaya iuran Rp200 ribu per orang. Dalam pesta itu, digelar berbagai lomba seperti lipsync, dancing, hingga singing.
Editor : M. Ainul Budi