Jember Bondowoso Lumajang Pemerintahan Nasional Bola Internasional Bola Indonesia Update Laka Lantas Rekomendasi Infotainment Balbalan Tapal Kuda Oto dan Tekno MotoGP

Sikapi Penurunan Angka Kelahiran, Presiden Erdogan Pertegas Kebijakan Melawan Ideologi Gender Netral dan LGBT

M. Ainul Budi • Minggu, 12 April 2026 | 14:50 WIB
Arsip - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (16/11/2022).
Arsip - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (16/11/2022).

RADAR JEMBER - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menyatakan keprihatinan mendalam atas tren penurunan angka kelahiran di negaranya yang kini mencapai titik terendah dalam sejarah.

Menanggapi situasi tersebut, Erdogan mengumumkan langkah-langkah strategis pemerintah untuk memperkuat institusi keluarga, termasuk kebijakan tegas terhadap gerakan yang dianggap mengancam nilai-nilai tradisional masyarakat Turki.

Baca Juga: WADUH! Menteri Ini Sebut Stres Kerja Bisa Bikin Orang Jadi Gay?

Pemerintah Turki menilai bahwa fenomena demografi ini bukan sekadar masalah statistik, melainkan ancaman terhadap keberlanjutan masa depan bangsa dalam jangka panjang.

Ancaman terhadap Struktur Keluarga

Dalam pidato resminya, Erdogan menyoroti pengaruh ideologi Barat yang menurutnya menjadi salah satu pemicu melemahnya keinginan masyarakat untuk berkeluarga dan memiliki keturunan.

Ia secara spesifik menunjuk pada promosi gaya hidup tertentu sebagai tantangan yang harus dihadapi.

Baca Juga: Fenomena LGBT Jadi Atensi Serius, DPRD Sumbar Matangkan Pembahasan Regulasi Daerah

“Kami mengambil langkah-langkah melawan pemaksaan netralitas gender dan gerakan LGBT, tanpa memberikan konsesi atau rasa puas diri,” kata Erdogan menyebutkan dua hal yang menjadi ancaman keluarga, dilansir 5Pillars pada Jumat (21/11/2025).

Ia menekankan bahwa Turki melindungi keluarga di era di mana kapitalisme global membuka front baru, dan imperialisme budaya serta pengepungan digital semakin intensif di seluruh dunia.

Erdogan mengatakan bahwa penurunan tingkat kesuburan “ancaman besar untuk masa depan kita,” dan bahwa “tidak seorang pun yang peduli dengan nasib negara ini boleh bersikap acuh tak acuh.”

Editor : M. Ainul Budi
#erdogan #presiden turki #Turki #lgbt