Radar Jember - Uang kertas pecahan Rp 10.000 menampilkan sosok seorang tokoh orang Papua.
Dia adalah Frans Kaisiepo. Tokoh bangsa yang memperjuangkan Papua masuk ke Indonesia dan menjadi Gubernur Irian Jaya pertama.
Frans Kaisiepo (1921–1979), memiliki kisah yang unik dalam mengelabui Belanda, atau istilah saat ini ngeprank.
Pada waktu itu, Belanda memberi nama Papua Barat (wilayah Indonesia saat ini) “Netherlands New Guinea”.
Namun, Frans Kaisiepo memberikan usulan memakai nama lokal Irian yang artinya tanah yang subur atau tanah yang kaya. Pihak Belanda pun setuju.
Namun, di balik itu nama Irian adalah akronim dari "Ikut Republik Indonesia Anti-Nederland".
Nama Irian, juga dirancang sebagai semangat perjuangan untuk membujuk warga Papua bergabung dengan Republik Indonesia dan menolak penjajahan Belanda.
Seiring waktu, nama Irian melekat pada sejarah perjuangan Papua bergabung dengan Indonesia, dan Frans Kaisiepo dikenang sebagai pahlawan nasional.
Tak heran, wajah beliau terpilih menghiasi uang Rp 10.000 sebagai bentuk penghargaan atas jasanya bagi persatuan bangsa. (dwi)
Editor : Imron Hidayatullahh