RADAR JEMBER - Di tengah ketidakpastian global, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa di hadapan DPR RI berjanji bahwa harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan naik hingga akhir tahun.
Akan tetapi Menkeu tidak bisa menjanjikan terkait harga BBM non-subsidi
Baca Juga: Bukan Pakai APBD? Terkuak Skema Rahasia Pembiayaan Gedung RSD dr Soebandi yang Mangkrak 6 Tahun!
“Kami siap tidak menaikkan (harga) sampai akhir tahun untuk BBM bersubsidi ya, dengan asumsi harga minyak 100 dolar AS per barel sampai akhir tahun, sudah dihitung rata-rata,” tegas Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI.
Pemerintah telah mempersiapkan langkah-langkah mitigasi serta menghitung ketahanan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jika harga minyak dunia naik, baik menjadi 80 dolar AS per barel maupun 100 dolar AS per barel.
Baca Juga: Teror Lempar Batu Sasar Bus Pariwisata Saat Melintas di Jalan Jember Lumajang
“Jadi, (BBM) yang bersubsidi sampai akhir tahun aman. Jadi, masyarakat di luar nggak usah ribut, nggak usah takut, kami sudah hitung (anggaran subsidinya masih cukup),” katanya.
Purbaya juga menjelaskan bahwa saat ini pemerintah memiliki sumber dana lain untuk mengantisipasi tekanan harga minyak dunia, salah satunya adalah dana Sisa Anggaran Lebih (SAL) yang mencapai Rp420 triliun, termasuk Rp200 triliun penempatan di perbankan.
Editor : M. Ainul Budi