RADAR JEMBER - Sejumlah pejabat pusat hadir langsung dalam Haul Tanggul 2026 atau Haul Habib Sholeh Tanggul ke-50 di Jember, kemarin 4-5 April.
Diantaranya Habib Aboe Bakar anggota Komisi III DPR RI dan Nusron Wahid Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala Badan Pertahanan Nasional Republik Indonesia.
Bahkan sebelum ke Haul Tanggul, Nusron Wahid sempat mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Islam Jember dan menyapa puluhan santri disana.
Puncak acara pada Minggu, 5 April 2026, dipadati puluhan ribu jemaah, memicu perputaran ekonomi pesat bagi UMKM lokal serta menjadi agenda religi-kultural tahunan terbesar di Jember.
Kedatangan Habib Taufiq bin Abdul Qodir Assegaf di Acara Haul Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid Tanggul yang ke 50
Habib Sholeh Tanggul (Habib Sholeh bin Muhsin al-Hamid) adalah ulama karismatik kelahiran Hadramaut, Yaman (1895) yang berdakwah dan menetap di Tanggul, Jember, Jawa Timur. Dikenal sangat dermawan dan memiliki banyak karomah, beliau hijrah ke Indonesia pada 1921 dan wafat pada 8 Syawal 1396 H (1976 M).
Nasab dan Kelahiran: Beliau lahir di Wadi 'Amd, Hadramaut pada 17 Jumadil Awal 1313 H (1895 M), merupakan keturunan ke-39 Rasulullah SAW. Ayahnya bernama Habib Muhsin bin Ahmad al-Hamid.
Hijrah ke Indonesia: Habib Sholeh berhijrah ke Indonesia pada tahun 1921 pada usia 26 tahun. Setelah singgah di Jakarta, beliau menuju Lumajang untuk menemui saudaranya sebelum akhirnya menetap di Tanggul, Jember.
Masa Dakwah dan Khalwat: Beliau melakukan khalwat (menyendiri) selama kurang lebih 3 hingga 7 tahun untuk beribadah sebelum mulai aktif berdakwah secara luas. Beliau dikenal sebagai pendakwah yang santun, dermawan, dan fokus pada pendidikan masyarakat.
Karomah: Habib Sholeh dikenal memiliki banyak karomah (anugerah istimewa), seperti kemampuan menghilangkan wabah penyakit melalui wasilah air danau dan isyarat-isyarat spiritual lainnya.
Editor : M. Ainul Budi